info polisi

April 16, 2024 6:34 pm

Kejagung Tetapkan AQ Anggota BPK RI Jadi Tersangka Diduga Terima Uang ± Rp40 Miliar Kasus Exs Menkominfo

INFOPOLISI.NET | JAKARTA

Kejaksaan Agung menetapkan anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi proyek BTS 4G BAKTI Kominfo. Penetapan tersangka anggota III BPK, Achsanul tak berselang lama usai dirinya diperiksa tim penyidik Kejagung sebagai saksi pada Jumat (3/11/2023).
Tim penyidik Kejagung berkesimpulan telah cukup alat bukti untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam-Pidsus) Kuntadi mengatakan, Tim Penyidik Direktorat Penyidikan Jam-Pidsus melakukan pemeriksaan terhadap saksi AQ, yang telah menerima uang sebesar kurang lebih Rp40 miliar yang diduga penerimaan tersebut terkait dengan jabatan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif dan dikaitkan dengan alat bukti yang telah kami temukan sebelumnya, maka Tim Penyidik berkesimpulan telah ada cukup alat bukti untuk menetapkan saksi AO ditingkatkan statusnya sebagai tersangka,” ujar Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi saat konferensi pers yang ditayangkan langsung melalui akun Instagram kejaksaan.ri di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Jumat (3/11/2023).
Guna kepentingan penyidikan, lanjut tersangka AO dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, selama 20 hari ke depan terhitung sejak 03 November 2023 s/d 22 November 2023.

Adapun kasus posisi dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksud, bahwa pada tanggal 19 Juli 2022, sekitar pukul 18.50 WIB, bertempat di Grand Hyatt Hotel, diduga tersangka AQ telah menerima sejumlah uang sebesar kurang lebih Rp40 miliar dari tersangka IH melalui tersangka WP dan SR.

Tersangka AQ, diduga telah melanggar Pasal 12B, Pasal 12e, atau Pasal 5 ayat 2 juncto Pasal 15 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi atau Pasal 5 ayat 1 Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Selanjutnya, tambah Kuntadi, untuk kepentingan penyidikan, dilakukan penahaman terhadap Achsanul di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Hingga kini, selain Achsanul, Kejagung telah menetapkan lima belas orang tersangka lainnya dalam perkara tersebut. Teranyar, Kepala Human Development Universitas Indonesia Mohammad Amar Khoerul Umam.

Beberapa yang telah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, yakni exs mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, mantan Direktur Utama Bakti Kominfo Anang Achmad Latif, mantan tenaga ahli Human Development (Hudev) UI Yohan Suryanto, Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, Galumbang Menak Simanjuntak, Account Director of Integrated Account Departement PT Huawei Tech Investment Mukti Ali, Komisaris PT Solitech Media Sinergy Irwan Hermawan.

Tersangka lainnya yakni Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera Windi Purnama, Direktur PT Basis Utama Prima Muhammad Yusrizki. Lalu Jemmy Setiawan, Elvano Hatorangan, Muhammad Feriandi Mirza, Walbertus Natalius Wisang, Edward Hutahaean, dan Sadikin Rusli.

(Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Solverwp- WordPress Theme and Plugin