info polisi

April 16, 2024 5:15 pm

Peringatan Hari Santri Nasional Ketua Yayasan Al-Asy’ari Reban Tebu Bapak TGH. Zainul Muttaqin.Lc., M.H. Serukan Sikap Moderat di Kalangan Santri

INFOPOLISI.NET | LOMBOK TIMUR

Peringatan Hari Santri Nasional diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur’an, Zikir, Tahlilan dan Lantunan Sholawat yang menggema terdengar dari Pengurus Yayasan, Dewan Guru dan Santri Majelis Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) di Pondok Pesantren Al- Asy’ari bertempat di Lingkungan Reban Tebu, Kelurahan Sandubaya, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, NTB, Minggu, 22 Oktober 2023 pelaksana mulai jam 19.30 WIB s/d 21.00 WIB.

 

Kegiatan peringatan Hari Santri Nasional dihadiri 200 Jamaah antara lain Pengurus Yayasan, Dewan Guru, Santri, dan Warga Masyarakat beserta para sesepuh Lingkungan Reban Tebu di Kelurahan Sandubaya.


Ketua Yayasan Al-Asy’ari Bpk Tgh. Zainul Muttaqin, Lc., M.H., dalam sambutannya menyampaikan,” bahwa Hari Santri Nasional diperingati dengan tujuan menumbuhkan sikap moderat dan toleransi baik di kalangan santri, umat Islam maupun masyarakat umum.

 

“Ia menambahkan bahwa kita sebagai Santri hendaknya meneladani semangat juang sang Pahlawan, cinta terhadap ilmu dan pendidikan dan jadilah Santri yang keren dan multitalenta, jadilah Imam di Masjid dan Musholla, jadi Polisi, jadi TNI dan bahkan menjadi pemimpin,” ungkapnya.

 

Ketua Yayasan mengingatkan kepada seluruh jamaah dan Santri tentang hadits Rasulullah SAW yang berbunyi “Jadilah kamu salah satu dari 4 orang, dan jangan jadi yang ke 5” kamu akan binasa.


Adapun yang dimaksud 4 hal tersebut itu antara lain:
1. Jadilah orang Alim
2. Thalibul ilmi
3. Pendengar yang baik
4. Jadilah pecinta ilmu, dan yang ke-5 tidak ada salah satu dari yang 4 diatas, karena yang ke 5 adalah Santri itu penjaga warisan Baginda Rasululloh SAW, yaitu ilmu dan Adabnya,” tegasnya.

 

Diakhir pidatonya Ketua Yayasan Al-Asy’ari Reban Tebu Bapak Tgh Zainul Muttaqin menghimbau,” pemimpin itu lahir dari Santri dan Pondok Pesantren, oleh karena itu bagi para santri NKRI adalah Harga Mati,” Dan Jihad Santri Jayakan Negeri,” pungkasnya. (Zainal Abidin/Abu Ibad)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Solverwp- WordPress Theme and Plugin