info polisi

Februari 22, 2024 5:30 pm

Sangpurba Resmi Warisan Budaya Sebagai Inovasi Harus Dijaga, Guru Penggerak Angkatan 7 Dikukuhkan Bupati Banyuasin

INFOPOLISI,NET | PALEMBANG

Bupati Banyuasin, H. Askolani, didampingi Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet Somosentono secara resmi Launching Program Inovasi Sanggar Permainan Urang Banyuasin (Sangpurba) dan Pengukuhan Guru Penggerak Angkatan 7 (tujuh) Kabupaten Banyuasin Tahun 2023 diselenggarakan di Gedung Graha Sedulang Setudung, Kamis (7/9).
Dalam sambutannya Bupati Banyuasin mengatakan hari ini kita bersama-sama menyaksikan peristiwa bersejarah peluncuran Program Sanggar Permainan Tradisional Urang Banyuasin (Sangpurba), sebagai inovasi untuk membangkitkan kembali semangat dan minat generasi muda terhadap permainan tradisional. Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam menjaga warisan budaya dan membentuk karakter anak-anak Kabupaten Banyuasin.

“Melalui sangpurba kita berharap dapat mengembalikan kegemaran bermain di alam terbuka, mengajak anak-anak untuk berinteraksi dan belajar bersama dengan permainan. Permainan tradisional memiliki daya tarik yang khas dengan mengajarkan kerja sama, sportivitas, dan rasa solidaritas diantara pemainnya. mengenalkan kembali permainan tradisional ini kita bisa mengembangkan jiwa sosial serta kreativitas anak-anak,” ujarnya.

Menurut Bupati perjalanan kepimpinannya sebagai Bupati Banyuasin menyadari tantangan menghadapi era digital dan teknologi adalah nyata. Namun kita tidak boleh melupakan akar budaya oleh karena itu, saya ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Banyuasin untuk bersama-sama mendukung dan melaksanakan program Sangpurba ini dengan penuh semangat dan komitmen.

“Adanya program Sangpurba dengan hati yang penuh harap dan keyakinan mari kita bersama-sama menjalankan program inovasi ini sebagai tonggak baru dalam membangun karakter anak-anak Kabupaten Banyuasin. Semoga program ini sukses dan memberikan manfaat yang nyata bagi masa depan generasi penerus kita serta kelestarian budaya kita,” ungkap Bupati.
`
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin, Aminudin, menyampaikan hari ini launching bersama program inovasi Sangpurba, kegiatan sanggar permainan urang Banyuasin ini berorientasi kepada pemberian pondasi kearifan lokal berupa permainan tradisional yang dimulai sejak dini yang disalurkan pada program pembinaan tingkat PAUD, SD, dan SMP di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Pembentukan Sangpurba merupakan inovasi dan terobosan untuk mengakselerasi peningkatan kualitas dan kontribusi permainan tradisional dalam bingkai Banyuasin Cerdas dimulai dari penyusunan yang sudah disusun dalam buku petunjuk pelaksanaan Sangpurba, kemudian peluncuran yang hari ini kita launching disosialisasikan hingga pelaksanaan permainan di satuan pendidikan.

“Sanggar permainan urang Banyuasin ini merupakan inovasi di tahun ketiga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin, pertama menyikapi covid-19 kita Si Manis, gerakan siswa membaca dan menulis, banyak sisi cerdas kita sebagai pusat sumber belajar. Apalagi tahun 2023 seluruh jenjang sekolah menerima bantuan buku tulis dan tas. Bupati dan Wabup juga telah upayakan penerimaan guru P3K dari 5000 guru honorer sekarang sudah hampir setengahnya diterima menjadi guru P3K,” jelasnya.
`
Pada kesempatan ini, Bupati Banyuasin memberikan 10 (sepuluh) unit laptop kepada SMA Negeri 1 Banyuasin lll, pembagian buku pedoman pelaksanaan Sangpurba dari Bupati Banyuasin ke perwakilan sekolah di Kabupaten Banyuasin, dalam hal ini diwakili oleh Kepala TK Negeri Plus Banyuasin lll, Kepala SDN 24 Talang Kelapa, Kepala SMPN 2 Banyuasin lll, dilanjutkan penyerahan pemenang lomba menulis surat cinta untuk Bupati kategori SD, dan SMP, dan pemberian apresiasi kepada guru penggerak angkatan 7 (tujuh).

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, Staf Khusus Bupati, Sekretaris Daerah, Para Kepala OPD, Kakan Kemenag Banyuasin, Kodim 0430 diwakili Kasdim, Polres Banyuasin diwakili Kabag Perencanaan dan Anggaran, Kasubsi Perdata dan Tata Usaha Negara, Panitera Pengadilan Agama, Kepala BPMP Sumsel, Kadisdik Sumsel diwakili Kasi PTK SMK, BGP Provinsi Sumsel diwakili Staf Pengembang Teknologi Pembelajaran, Balai Pelestarian Budaya Sumsel diwakili Pengelola Dokumentasi, Para Kepala Sekolah Penggerak Se-Kabupaten Banyuasin, Para Guru dan Tenaga Pendidik Se-Kabupaten Banyuasin.

(Kadim)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Solverwp- WordPress Theme and Plugin