Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi

Kepala Desa Diminta Waspada, Koperasi Merah Putih Jangan Sampai Jadi Sumber Masalah Hukum Baru

mustopa salim by mustopa salim
Mei 24, 2026
in Sorotan
0
Kepala Desa Diminta Waspada, Koperasi Merah Putih Jangan Sampai Jadi Sumber Masalah Hukum Baru

Kepala Desa Diminta Waspada, Koperasi Merah Putih Jangan Sampai Jadi Sumber Masalah Hukum Baru

INFOPOLISI.NET | JAKARTA – Program Koperasi Desa Merah Putih yang sedang didorong pemerintah dinilai dapat menjadi peluang besar untuk meningkatkan perekonomian desa.

Namun di sisi lain, para kepala desa diminta lebih berhati-hati agar tidak terjebak dalam persoalan hukum akibat aturan yang belum sepenuhnya jelas dan selaras.

Praktisi dan Pakar Hukum Taufik H. Nasution, S.H., M.H., M.H.Kes, Managing Partner Taufik Nasution & Partners, mengingatkan bahwa kepala desa saat ini berada pada posisi yang cukup rentan apabila pelaksanaan Koperasi Merah Putih tidak didukung oleh kepastian regulasi yang kuat.

Menurut Taufik, terdapat tiga persoalan utama yang perlu menjadi perhatian para kepala desa.

Pertama, masih adanya potensi tumpang tindih antara kegiatan usaha Koperasi Merah Putih dengan BUMDes. Jika batas kewenangan dan penggunaan aset desa tidak diatur secara jelas, maka dapat menimbulkan konflik dan persoalan hukum di kemudian hari.

Kedua, penggunaan dana desa atau bantuan pemerintah dalam pembentukan dan operasional koperasi berpotensi menimbulkan persoalan terkait keuangan negara. Akibatnya, kerugian usaha yang seharusnya menjadi risiko bisnis bisa saja dipersoalkan sebagai kerugian negara.

Ketiga, masih sering terjadi perbedaan penafsiran antara kesalahan administrasi, kesalahan kebijakan, dan tindak pidana korupsi. Dalam praktiknya, kesalahan tata kelola yang tidak disertai niat jahat terkadang tetap berujung pada proses hukum pidana.

“Jangan sampai kepala desa yang bekerja untuk membangun ekonomi masyarakat justru menghadapi ancaman pidana karena aturan yang belum jelas. Kesalahan administrasi tidak boleh langsung dianggap sebagai tindak pidana korupsi,” tegas Taufik.

Ia mengingatkan bahwa pengalaman pengelolaan dana desa pada masa lalu menunjukkan banyak aparatur desa yang berhadapan dengan masalah hukum karena lemahnya pemahaman regulasi dan belum adanya kepastian batas tanggung jawab.

Karena itu, Taufik meminta pemerintah segera melakukan harmonisasi berbagai aturan yang berkaitan dengan koperasi, desa, BUMDes, dan pengelolaan keuangan negara. Selain itu, perlu ada perlindungan hukum bagi kepala desa yang bekerja sesuai prosedur, beritikad baik, dan tidak memiliki niat menyalahgunakan kewenangan.

“Jika kepala desa sudah bekerja sesuai aturan dan tidak ada niat jahat, maka mereka harus mendapatkan perlindungan hukum. Jangan sampai pembangunan desa terhambat karena aparatur takut mengambil keputusan,” ujarnya.

Taufik menegaskan, keberhasilan Koperasi Merah Putih tidak hanya diukur dari jumlah koperasi yang berhasil dibentuk, tetapi juga dari adanya kepastian hukum yang melindungi kepala desa dan masyarakat desa sebagai pelaksana program.

“Pembangunan desa membutuhkan keberanian mengambil keputusan. Karena itu, negara harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki dasar hukum yang jelas agar tidak berubah menjadi sumber masalah hukum di kemudian hari,” pungkasnya. (Taufik N)

Previous Post

Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Penutupan TMMD ke-128 Kodim 0402/OKI

Next Post

Menang Telak, Feri Setiawan, ST Siap Kawal Aspirasi Warga Desa Hegarmanah

Next Post
Menang Telak, Feri Setiawan, ST Siap Kawal Aspirasi Warga Desa Hegarmanah

Menang Telak, Feri Setiawan, ST Siap Kawal Aspirasi Warga Desa Hegarmanah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

AKTIVIS JMPD DEDEN GUNTARA UCAPKAN SELAMAT KEPADA DR. ASEP SURYA ATMAJA

Kapolda Jabar Gelar Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Kaum Ujung Berung, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Kapolda Jabar Usung Formula ‘Jabar Aman’ dan Ingatkan Tantangan Konflik Sosial

Bejat! Dokter di Bandung Tega Cabuli Anak Kandung Berusia 4 Tahun, Ditangkap di Apartemen Bekasi

Hari Santri Nasional 2026, Gus Anam Ajak Santri Al-Turmudzi Perkuat Persatuan NKRI Menuju Indonesia Emas 2045

Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-76 Gelar FGD Optimalisasi Kerja Sama Satgas Pangan Polri dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung

  TRENDING
AKTIVIS JMPD DEDEN GUNTARA UCAPKAN SELAMAT KEPADA DR. ASEP SURYA ATMAJA Oktober 24, 2026
Kapolda Jabar Gelar Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Kaum Ujung Berung, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat Oktober 23, 2026
Kapolda Jabar Usung Formula ‘Jabar Aman’ dan Ingatkan Tantangan Konflik Sosial Oktober 22, 2026
Bejat! Dokter di Bandung Tega Cabuli Anak Kandung Berusia 4 Tahun, Ditangkap di Apartemen Bekasi Oktober 22, 2026
Hari Santri Nasional 2026, Gus Anam Ajak Santri Al-Turmudzi Perkuat Persatuan NKRI Menuju Indonesia Emas 2045 Oktober 22, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.