Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

Sadisnya P Habisi Bayi Bela, Sempat Diberi Susu Sebelum Ditenggelamkan

mustopa salim by mustopa salim
Mei 12, 2026
in Pidana
0

INFOPOLISI.NET – INDRAMAYU – Fakta mengerikan terungkap dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Salah satu tersangka, Priyo Bagus Setiawan, diduga menghabisi nyawa bayi perempuan bernama Bela dengan cara yang sangat sadis.

Peristiwa itu terjadi saat para pelaku melakukan pembantaian terhadap penghuni rumah di kawasan Paoman, Indramayu, pada dini hari 29 Agustus 2025. Saat ibunya, Euis Juwita Sari, diserang menggunakan palu, Bela terbangun dan menangis.

Alih-alih merasa iba, Priyo justru disebut sempat menenangkan bayi tersebut terlebih dahulu. Bela digendong keluar kamar lalu diberikan susu yang berada di meja ruang tamu hingga tangisnya berhenti.

“Korban bayi sempat digendong dan diberikan susu supaya tenang. Setelah itu ketika korban kembali menangis, pelaku membawa korban ke kamar mandi belakang lalu menceburkannya ke bak mandi,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Menurut Hendra, tindakan tersebut menjadi bagian paling keji dalam rangkaian pembunuhan berencana yang dilakukan dua tersangka, yakni Ririn Rifanto alias Irin dan Priyo Bagus Setiawan.

“Ini perbuatan yang sangat tidak manusiawi. Korban masih balita dan tidak memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya,” ujarnya.

Dalam rekonstruksi penyidikan, para korban lain juga dihabisi secara brutal menggunakan palu besi yang sebelumnya telah dipersiapkan pelaku.

Korban pertama, Budi Awaludin, dipukul dari belakang saat sedang berbincang di ruang tamu rumahnya. Priyo disebut memukul bagian belakang kepala Budi menggunakan palu hingga korban tersungkur. Setelah itu, Ririn melanjutkan serangan dengan menghantam kepala dan leher korban hingga tewas bersimbah darah.

Setelah memastikan Budi tidak bergerak, kedua pelaku menuju kamar Sachroni, ayah Budi. Saat itu Sachroni sedang duduk sambil mendengarkan pengajian dari telepon genggamnya. Ririn mendekati korban dari belakang lalu memukul kepala Sachroni menggunakan palu. Priyo kemudian ikut memukul korban. Tidak berhenti di situ, Ririn juga menginjak leher dan dada Sachroni hingga korban tak berdaya sebelum jasadnya diseret ke kamar mandi.

Sementara itu, Euis Juwita Sari dibunuh di dalam kamar saat sedang tidur bersama kedua anaknya. Priyo memukul kepala dan dahi Euis menggunakan palu hingga korban merintih kesakitan dan mengeluarkan darah. Ririn kemudian menghantam bagian dagu korban hingga Euis akhirnya tewas.

Anak korban lainnya, Ratu Khairunisa, juga menjadi sasaran kekejaman pelaku. Saat masih berada di kamar yang sama, Ririn memukul kepala Ratu menggunakan palu sebanyak dua kali hingga korban tidak berdaya.

Setelah seluruh penghuni rumah tewas, kedua pelaku mengubur lima jasad korban di lorong belakang rumah dekat bangunan walet. Polisi menyebut para tersangka juga sempat membersihkan bercak darah di dalam rumah untuk menghilangkan jejak.

Kasus ini terungkap setelah warga mencium bau menyengat dan menemukan gundukan tanah mencurigakan di belakang rumah korban. Polisi kemudian melakukan pembongkaran dan menemukan lima jenazah dalam satu lokasi.

Usai melakukan pembunuhan, kedua pelaku mengambil uang tunai, kendaraan, telepon genggam, dan barang berharga milik korban sebelum melarikan diri. Polisi akhirnya menangkap keduanya beberapa hari kemudian di wilayah Kedokan Bunder, Indramayu. (Sugiono)

 

Bid Humas Polda Jabar

 

 

Previous Post

Satu Keluarga DIbunuh Kejam dan Ditimbun, Polda Jabar Ringkus Dua Pelaku

Next Post

Jejak Sidik Jari di Pintu Geser dan Botol Obat Nyamuk Bongkar Alibi Pembantai Satu Keluarga di Paoman

Next Post

Jejak Sidik Jari di Pintu Geser dan Botol Obat Nyamuk Bongkar Alibi Pembantai Satu Keluarga di Paoman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Diduga Curi Motor, Pria di Cileunyi Diamankan

Polri Menjaga Demokrasi Untuk Masyarakat

Persepsi Masyarakat terhadap Penegakan Hukum Meningkat, Kapolda Jabar Beri Apresiasi Jajaran Reskrim

Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus

H. Umar Ali Agustiar Maraton Silaturahmi, Serap Aspirasi Masyarakat Bangun PJU penerangan dan Pelebaran Jembatan Kp. Rancaiga Kaum

Patroli Dini Hari, Polisi Amankan Empat Pemuda Diduga Mabuk Usai Terlibat Keributan di Ciawitali

  TRENDING
Diduga Curi Motor, Pria di Cileunyi Diamankan Agustus 27, 2026
Polri Menjaga Demokrasi Untuk Masyarakat Agustus 26, 2026
Persepsi Masyarakat terhadap Penegakan Hukum Meningkat, Kapolda Jabar Beri Apresiasi Jajaran Reskrim Agustus 26, 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus Agustus 26, 2026
H. Umar Ali Agustiar Maraton Silaturahmi, Serap Aspirasi Masyarakat Bangun PJU penerangan dan Pelebaran Jembatan Kp. Rancaiga Kaum Agustus 26, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.