INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Pembinaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Sutan Raja Soreang, Selasa (28/7/2026).
Acara dibuka langsung oleh Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah di Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, H. Akhmad Fauzin, S.Ag., M.Si.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Forum Silaturahmi dan Koordinasi PPIU Patuh atau FKS Patuh Jawa Barat, yang merupakan wadah seluruh PPIU di wilayah Jabar.
Dalam arahannya, Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah KemenHaj RI, H. Akhmad Fauzin, menegaskan pembinaan PPIU akan dilakukan secara berkelanjutan.
“Ya, ini termasuk pembinaan yang akan dilakukan terus-menerus supaya mereka memahami alur atau proses bisnis penyelenggaraan ibadah umroh. Dan ini biar mereka juga patuh dan taat kepada aturan yang berlaku,” ujar Akhmad Fauzin.
Ia menjelaskan pentingnya pengawasan karena penyelenggaraan ibadah umrah saat ini dijalankan oleh pihak swasta dan merupakan industri yang besar.
“Pemerintah dalam hal ini, Kementerian Haji dan Umroh, melakukan kontrol pengawasan terhadap penyelenggaraan tersebut supaya masyarakat terlayani, terbina, dan terlindungi. Itu yang penting,” tegasnya.
Akhmad Fauzin juga memberikan tips kepada masyarakat agar tidak menjadi korban travel umrah yang tidak bertanggung jawab.
“Pertama dia harus melihat seberapa jauh track record PPIU tersebut. Kemudian konfirmasi ke Kementerian Haji dan Umroh atas travel yang telah ditetapkan oleh jamaah itu. Jadi pastikan kemudian konfirmasi ke Kementerian Haji dan Umroh di lingkungan setempat yang terdekat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat, H. Boy Hary Novian, S.E., M.M., menjelaskan peran Forum Komunikasi dan Silaturahmi Penyelenggara Travel Umrah dan Haji (FKS Patuh) sebagai mitra strategis.
“Jadi FKS Patuh itu sebuah forum silaturahmi yang memang kita SK kan dari Kementerian Haji dan Umrah. Mereka ini adalah PPIU yang tergabung di Jawa Barat, khusus Jawa Barat saja. Dan ini sudah terbentuk sejak 2019 yang lalu,” jelas Boy Hary Novian.
“Dengan adanya forum ini kami jujur sangat terbantu di Kementerian Haji dan Umroh karena teman-teman di FKS Patuh ini bisa juga sebagai kontrol, juga sebagai membantu kami mengawasi PPIU yang ada di daerah-daerah agar bisa memberikan pelayanan yang lebih baik,” lanjutnya.
Melalui pembinaan ini, KemenHaj Jabar berharap seluruh PPIU di Jawa Barat dapat menjalankan usaha sesuai aturan, transparan, dan mengutamakan keselamatan serta kenyamanan jamaah. (Iwan s)




