INFOPOLISI,NET | KOTA PALEMBANG – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Sejiwa Sukaraja mengirimkan dua tim untuk mengikuti lomba perahu bidar tradisional mini yang digelar masyarakat Kampung Bawah, Kelurahan Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (30/8/2026).
Lomba perahu bidar tradisional mini tersebut berlangsung di sepanjang aliran Sungai Ogan dan diikuti sebanyak 32 tim.
Masing-masing perahu diperkuat lima orang pendayung.
Owner Bidar Sejiwa Sukaraja, Ovi Mawardi, yang dalam kegiatan tersebut diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir, Deddy Setiawan, mengatakan keikutsertaan dua tim Sejiwa Sukaraja merupakan bentuk partisipasi sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
“Ini merupakan bentuk partisipasi dan ajang silaturahmi untuk masyarakat yang menggelar perlombaan bidar.
Karena itu, kami mengirimkan dua tim perahu bidar. Semoga dapat menjadi juara,” kata Deddy.
Menurutnya, partisipasi dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antarmasyarakat sekaligus menambah semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia juga berharap perlombaan perahu bidar tradisional mini dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan selesai.
“Semoga perlombaan bidar tradisional di Kampung Bawah Kelurahan Tanjung Raja dapat berjalan aman dan kondusif serta sesuai dengan harapan,” ujarnya.
Pembukaan lomba tersebut dihadiri Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Kabupaten Ogan Ilir, Drs. Ibnu Hardi, M.Si., yang mewakili Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar.
Turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir Deddy Setiawan, perwakilan DPRD Ogan Ilir, Camat Tanjung Raja Dian Septa, perwakilan Koramil dan Polsek Tanjung Raja, Lurah Tanjung Raja Nova Marlina, panitia, para peserta lomba, serta masyarakat yang menyaksikan perlombaan dari sepanjang tepian Sungai Ogan.
Dalam sambutannya, Ibnu Hardi menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terhadap kegiatan masyarakat yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menurutnya, lomba perahu bidar tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan antarwarga.
“Dengan adanya kegiatan lomba perahu bidar ini, menjadi ajang silaturahmi masyarakat dan hiburan yang terus dilaksanakan setiap peringatan hari kemerdekaan,” ujar Ibnu Hardi.
Ia menambahkan, kegiatan yang menjadi tontonan masyarakat setiap tahun tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
“Dengan adanya hiburan masyarakat yang menjadi tontonan setiap tahunnya, diharapkan dapat meningkatkan UMKM sekaligus menjadi ajang silaturahmi,” katanya.
Ibnu Hardi berharap semangat memperingati kemerdekaan terus tumbuh di tengah masyarakat serta hubungan silaturahmi antarwarga tetap terjaga.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini, semangat kemerdekaan terus berkembang di hati masyarakat dan silaturahmi terus terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Tanjung Raja Dian Septa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan lomba perahu bidar tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir dan masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan perlombaan bidar ini,” kata Dian.
Ketua Panitia Lomba Bidar Tradisional Kampung Bawah, Helmi, mengatakan kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan, partisipasi, dan swadaya masyarakat.
Menurutnya, peran serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan lomba perahu bidar mini tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan perlombaan perahu bidar mini ini, sehingga dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ujar Helmi.
Lomba perahu bidar mini ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan masyarakat Kampung Bawah dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi upaya melestarikan tradisi dan budaya masyarakat yang berkembang di sepanjang Sungai Ogan. (Kadim)




