INFOPOLISI,NET | KOTA PALEMBANG – Sebanyak 107 mahasiswa Institut Teknologi Pagar Alam (ITPA) resmi menyandang gelar sarjana dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode ke-V Tahun 2026, Sabtu (5/9/2026).
Wisuda yang berlangsung di Gedung Serbaguna SD Negeri 74, Gunung Gare, Kota Pagar Alam, tersebut turut dihadiri Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah.
Mengusung tema “Lulusan Berdampak Transformasi Inovasi Digital, Infrastruktur Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”, momentum wisuda tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengambil peran nyata di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ludi Oliansyah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan di ITPA.
Namun, ia menegaskan bahwa gelar sarjana bukanlah garis akhir.
Justru, setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan dituntut mampu memberikan kontribusi dan menjadi bagian dari perubahan.
“Generasi muda merupakan agent of change, agen perubahan, sekaligus penentu masa depan. Karena itu, kita harus memiliki kesamaan visi dan persepsi, sehingga terbangun kesamaan rasa untuk membawa kemajuan daerah,” tegas Ludi.
Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keberanian untuk mengambil peluang, menciptakan inovasi, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ludi juga mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan perjuangan orang tua yang telah bekerja keras mengantarkan mereka hingga meraih gelar sarjana.
Selain itu, ia meminta para wisudawan tetap menghargai jasa civitas akademika ITPA, mulai dari dosen, tenaga kependidikan hingga seluruh staf yang telah memberikan ilmu, pelayanan dan dukungan selama proses pendidikan.
“Jangan lupakan perjuangan orang tua yang telah bekerja keras hingga kalian sukses meraih gelar sarjana.
Jangan pula lupakan para dosen dan seluruh civitas akademika yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan mendampingi kalian selama menempuh pendidikan,” pesannya.
Lebih jauh, Ludi mendorong para lulusan untuk tidak terpaku pada satu pilihan karier. Menurutnya, dunia kerja menawarkan banyak ruang untuk berkembang dan berkarya.
“Setelah dinyatakan lulus sarjana hari ini, tentukan apa yang harus dilakukan mulai besok pagi. Susun kembali mimpi-mimpi kalian.
Bekerja tidak hanya menjadi pegawai negeri, tetapi bisa menjadi pengusaha, konsultan, kontraktor dan berbagai bidang lainnya,” ujarnya.
Ia berharap para lulusan ITPA mampu membawa ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama kuliah untuk menjawab kebutuhan pembangunan, khususnya di Kota Pagar Alam.
Dengan demikian, lulusan ITPA tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja, melahirkan inovasi dan ikut memperkuat pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045. (Kadim/ril)




