Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi

Kunjungi Kabupaten Bandung Barat, Menteri Wihaji Tekankan Aksi Nyata Percepatan Penurunan Stunting

mustopa salim by mustopa salim
Oktober 1, 2026
in Pemerintahan
0
Kunjungi Kabupaten Bandung Barat, Menteri Wihaji Tekankan Aksi Nyata Percepatan Penurunan Stunting

INFOPOLISI.NET | KABUPATEN BANDUNG BARAT — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. Wihaji, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk meninjau pelaksanaan program percepatan penurunan stunting sekaligus memperkuat peran Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Kunjungan tersebut dikemas melalui kegiatan temu kader yang berlangsung di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (30/9/2026).

Kehadiran Wihaji bersama rombongan kementerian disambut Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, jajaran pemerintah daerah, perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam pertemuan tersebut, Wihaji menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan petugas lapangan agar program kependudukan serta penanganan stunting benar-benar memberikan dampak kepada masyarakat.

Ia meminta aparatur pemerintah dan petugas di lapangan tidak terjebak dalam rutinitas administratif maupun terlalu banyak melakukan diskusi tanpa diikuti tindakan konkret.

“Jangan banyak diskusi, jangan banyak seminar, turun ke lapangan, selesaikan masalah,” tegas Wihaji.

Menurutnya, persoalan kependudukan dan gizi membutuhkan penanganan langsung serta pengawalan berkelanjutan sampai ke tingkat keluarga. Karena itu, keberadaan kader dan petugas pendamping menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai program pemerintah tepat sasaran.

Wihaji juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi kelompok sasaran seperti ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Berdasarkan hasil peninjauan, distribusi program tersebut melalui berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah berjalan cukup luas.

Meski demikian, ia mengingatkan agar aspek kualitas dan keamanan makanan tetap menjadi perhatian utama. Pengawasan diperlukan untuk mencegah munculnya persoalan dalam pelaksanaan program di kemudian hari.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, memaparkan cakupan pelayanan program kependudukan dan keluarga berencana yang cukup besar. Tercatat sebanyak 300.618 pasangan usia subur (PUS) di wilayah ini, dengan 209.212 pasangan di antaranya merupakan peserta keluarga berencana aktif.

Ia menjelaskan, pelayanan tersebut didukung oleh 69 penyuluh keluarga berencana serta puluhan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu yang tersebar di sejumlah kecamatan. Dengan kondisi geografis dan luas wilayah yang harus dijangkau, petugas lapangan terus memaksimalkan sarana mobilitas yang tersedia.

“Pemerintah daerah juga mengusulkan penguatan fasilitas operasional guna mendukung mobilitas petugas dan memperluas jangkauan pelayanan hingga ke wilayah yang sulit dijangkau,” ucapnya.

Di sisi lain, intervensi terhadap keluarga berisiko stunting turut melibatkan ribuan kader Tim Pendamping Keluarga yang tersebar di desa-desa. Mereka menjadi ujung tombak dalam melakukan pendampingan, memantau tumbuh kembang anak, memberikan edukasi kesehatan reproduksi, hingga mendorong penerapan pola asuh yang tepat di lingkungan keluarga.

Jeje menambahkan, pemerintah daerah bersama instansi terkait pun menegaskan komitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Penanganan stunting dinilai tidak cukup hanya melalui pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan akses air bersih, sanitasi layak serta upaya pencegahan pernikahan usia anak.

“Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pendampingan keluarga sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat, tumbuh optimal dan berkualitas di Kabupaten Bandung Barat,” pungkasnya. (GHS)

Previous Post

Jelang Hujan Lebat, Pemkot Bandung Kebut Sejumlah Proyek Drainase dan Trotoar

Next Post

Fantastis! 76.321 Butir Obat Keras Berhasil Disita Polisi

Next Post
Fantastis! 76.321 Butir Obat Keras Berhasil Disita Polisi

Fantastis! 76.321 Butir Obat Keras Berhasil Disita Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Semakin Tinggi Pangkat, Semakin Besar Tanggung Jawab: Kodam II/Sriwijaya Gelar Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira

Hadiri Kenaikan Pangkat Prajurit TNI, Ini Harapan Danrem 044/Garuda Dempo

Suyudi Ario Seto Resmi Dilantik Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

Polda Jabar Incar Pengendali Jaringan Narkoba dalam Operasi Antik Lodaya 2026

Operasi Antik Lodaya 2026, Polda Jabar Perketat Pengawasan Digital

Fantastis! 76.321 Butir Obat Keras Berhasil Disita Polisi

  TRENDING
Semakin Tinggi Pangkat, Semakin Besar Tanggung Jawab: Kodam II/Sriwijaya Gelar Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Oktober 2, 2026
Hadiri Kenaikan Pangkat Prajurit TNI, Ini Harapan Danrem 044/Garuda Dempo Oktober 2, 2026
Suyudi Ario Seto Resmi Dilantik Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Oktober 1, 2026
Polda Jabar Incar Pengendali Jaringan Narkoba dalam Operasi Antik Lodaya 2026 Oktober 1, 2026
Operasi Antik Lodaya 2026, Polda Jabar Perketat Pengawasan Digital Oktober 1, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.