Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi

“MPLS Hari Terakhir SMPN 33 Bandung Meriah dengan ‘Nyeni di Sakola’: Seni dan Budaya Sunda Jadi Sorotan”

Redaktur IT by Redaktur IT
Juli 18, 2025
in Kegiatan
0
“MPLS Hari Terakhir SMPN 33 Bandung Meriah dengan ‘Nyeni di Sakola’: Seni dan Budaya Sunda Jadi Sorotan”

INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Suasana penuh semangat dan kreativitas menyelimuti hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 33 Kota Bandung pada Jumat, 17 Juni 2025. Dengan mengusung tema “NYENI DI SAKOLA – Jaga Riksa Budaya”, kegiatan ini menjadi panggung unjuk bakat para siswa dalam bidang seni dan budaya Sunda.

Berbagai penampilan memukau seperti karawitan, tari kreasi Sunda, jaipongan, pencak silat, pupuh, vokal grup, bobodoran, hingga seni Reak turut mewarnai acara penutupan MPLS yang berlangsung meriah di lingkungan sekolah.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh Wakasek Humas Maman Rohman, S.Pd. dengan suasana penuh hikmah.

 

Dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMPN 33 Bandung, Ali Imron, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menumbuhkan kreativitas siswa sebagai bagian dari kecerdasan abad 21.

“Program ini sejalan dengan harapan Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota Bandung melalui Disbudpar, yang ingin menggali dan mengembangkan kecerdasan emosional serta kreativitas siswa melalui seni dan budaya,” ujar Ali Imron.

Hal senada disampaikan oleh Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Bandung, Saipul Kurniawan, M.Pd., yang menyebut kegiatan “Nyeni di Sakola” sebagai langkah konkret dalam pelestarian budaya Sunda sekaligus menggali potensi kesenian yang dimiliki peserta didik.

Dukungan juga datang dari Anggota DPRD Kota Bandung, Soni Daniswara, S.E anggota DPRD Komisi 4 yang menyoroti pentingnya peran lingkungan dan sekolah sebagai saluran bakat siswa.

“Semua anak punya bakat, tapi tidak semua mendapatkan saluran yang tepat. Maka dari itu, sekolah harus menjadi tempat untuk menyalurkan potensi ini agar menjadi aset berharga bagi Kota Bandung ke depannya,” katanya.

Program ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung. Kepala Bidang Produk Budaya dan Kesenian Disbudpar, Ratna Rahayu Pitriyati, mengatakan bahwa “NYENI DI SAKOLA” bertujuan membentuk karakter dan jati diri siswa melalui pelestarian budaya.

“Dengan budaya, anak-anak akan belajar menghargai, bersaing secara sehat, dan menjadi teladan di lingkungannya. Ini penting sebagai bagian dari pendidikan karakter,” jelas Ratna.

Tak hanya menampilkan seni tradisional, acara juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengenal kembali permainan tradisional seperti Sapintrong, Oray-orayan, dan Perepet Jengkol, di tengah dominasi permainan digital seperti Mobile Legends.

Melalui acara ini, SMPN 33 Bandung membuktikan bahwa pelestarian budaya lokal dapat berjalan beriringan dengan pengembangan karakter dan kreativitas siswa. Semangat “NYENI DI SAKOLA” diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kota Bandung. (Mustopa)

Previous Post

KH. Muhtarul Anam sapaan (Gus Anam) Resmikan Majelis Dzikir CIBER Cimahi Bersatu, Serukan Jaga Silaturahmi

Next Post

Jurnalis – Wartawan Bukan Sekadar Penulis, Tapi Penjaga Nurani Bangsa

Next Post
Jurnalis – Wartawan Bukan Sekadar Penulis, Tapi Penjaga Nurani Bangsa

Jurnalis - Wartawan Bukan Sekadar Penulis, Tapi Penjaga Nurani Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Kapolda Jabar Usung Formula ‘Jabar Aman’ dan Ingatkan Tantangan Konflik Sosial

Bejat! Dokter di Bandung Tega Cabuli Anak Kandung Berusia 4 Tahun, Ditangkap di Apartemen Bekasi

Hari Santri Nasional 2026, Gus Anam Ajak Santri Al-Turmudzi Perkuat Persatuan NKRI Menuju Indonesia Emas 2045

Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-76 Gelar FGD Optimalisasi Kerja Sama Satgas Pangan Polri dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung

Bandung Kondusif Pasca Kerusuhan Dago, Belasan Anggota Polisi Alami Luka – Luka

Polisi Tangkap Dokter di Bandung yang Tega Cabuli Anak Kandung Berusia Balita

  TRENDING
Kapolda Jabar Usung Formula ‘Jabar Aman’ dan Ingatkan Tantangan Konflik Sosial Oktober 22, 2026
Bejat! Dokter di Bandung Tega Cabuli Anak Kandung Berusia 4 Tahun, Ditangkap di Apartemen Bekasi Oktober 22, 2026
Hari Santri Nasional 2026, Gus Anam Ajak Santri Al-Turmudzi Perkuat Persatuan NKRI Menuju Indonesia Emas 2045 Oktober 22, 2026
Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-76 Gelar FGD Optimalisasi Kerja Sama Satgas Pangan Polri dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung Oktober 21, 2026
Bandung Kondusif Pasca Kerusuhan Dago, Belasan Anggota Polisi Alami Luka – Luka Oktober 21, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.