Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi

Dana Kompensasi Juru Parkir Terdampak BRT di Bandung Belum Dicairkan, Begini Penjelasan Dishub

mustopa salim by mustopa salim
Juli 22, 2026
in Sorotan
0
Dana Kompensasi Juru Parkir Terdampak BRT di Bandung Belum Dicairkan, Begini Penjelasan Dishub

INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Polemik mengenai dana kompensasi bagi juru parkir (jukir) yang terdampak pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung mendapat penjelasan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Dana yang sempat masuk ke rekening penerima ternyata belum dapat dicairkan dan dikembalikan ke kas daerah berdasarkan tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sebelumnya, sejumlah juru parkir di kawasan Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) mengaku mempertanyakan batalnya pencairan dana kompensasi yang dijanjikan pemerintah. Mereka menyebut rekening sempat terisi, namun dana tidak dapat dicairkan karena rekening diblokir.

Salah seorang juru parkir, Daiman, mengatakan bahwa para penerima awalnya mendapat informasi dana kompensasi telah ditransfer ke rekening masing-masing. Namun, saat hendak dicairkan, dana tersebut tidak bisa diambil.

“Dana kompensasi memang sempat masuk ke rekening, tetapi kemudian tidak bisa dicairkan karena rekening diblokir,” ujar Daiman kepada awak media, Rabu Selasa, (21 Juli 2026)

Menurut Daiman, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Mandor Unit Pelaksana Perparkiran (UPP), anggaran kompensasi disebut akan dialihkan untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur, sarana, dan prasarana di Kota Bandung. Informasi tersebut kemudian menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan juru parkir.

Daiman menjelaskan, besaran kompensasi yang sebelumnya diinformasikan mencapai Rp.2.400.000 per bulan, selama enam bulan, sehingga total yang akan diterima setiap juru parkir sekitar Rp14,4 juta.

Kompensasi tersebut direncanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap para juru parkir yang berpotensi kehilangan pendapatan akibat berkurangnya area parkir selama pembangunan dan operasional BRT.

Dishub Berikan Penjelasan

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT/BLUD Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Bandung, Nandar, memberikan klarifikasi bahwa dana kompensasi belum dibayarkan kepada juru parkir, melainkan dikembalikan ke kas daerah sesuai hasil pemeriksaan BPK.

Menurut Nandar, dana memang sempat ditransfer ke rekening penerima, tetapi diblokir oleh pihak bank BJB sehingga tidak dapat dicairkan.

“Uang tersebut dikembalikan ke kas daerah. Memang sempat masuk ke rekening juru parkir, tetapi diblokir oleh Bank BJB sehingga tidak bisa dicairkan. Hal itu dilakukan karena pekerjaan para juru parkir masih berjalan,” jelas Nandar.

Ia menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, kompensasi belum dapat diberikan selama aktivitas para juru parkir masih berlangsung.

Nandar menegaskan bahwa dana kompensasi tetap utuh dan tidak digunakan untuk kepentingan lain.

“Sedikit pun uang tersebut masih utuh, tidak ada yang terpakai atau disalahgunakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kompensasi akan diberikan setelah pembangunan BRT selesai dan para juru parkir benar-benar kehilangan aktivitas atau pendapatannya akibat operasional sistem transportasi tersebut.

Pentingnya Transparansi dan Perlindungan Sosial Para juru parkir berharap pemerintah dapat terus memberikan informasi yang jelas mengenai mekanisme pencairan kompensasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di masyarakat.

Pembangunan transportasi massal seperti BRT merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik dan mengurangi kemacetan. Namun, pelaksanaannya juga perlu diiringi dengan kebijakan perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak secara langsung, termasuk pekerja sektor informal seperti juru parkir.

Penyampaian informasi yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan menjadi langkah penting agar program pembangunan dapat berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat serta tetap memperhatikan aspek keadilan sosial. (Mustopa)

Previous Post

Menteri Tenaga Kerja, Dirjen KPAII Kementerian Industri, dan Kepala BPS RI Perkuat Komitmen Sukseskan SE2026

Next Post

Festival Budaya: Ribuan Warga Sambut Kemegahan Arak-arakan di Purwakarta

Next Post
Festival Budaya: Ribuan Warga Sambut Kemegahan Arak-arakan di Purwakarta

Festival Budaya: Ribuan Warga Sambut Kemegahan Arak-arakan di Purwakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Wakapolda Jabar Cek Kesiapan Venue FIFA ASEAN Cup 2026 di SARAGA ITB

Wakapolda Jabar Tinjau Pullman Hotel, Salah Satu Tempat Atlet FIFA ASEAN Cup 2026 Menginap

Polisi Salurkan Toren Air untuk Warga Terdampak Kekeringan

Puluhan Personel Batalyon A Pelopor Diturunkan Bangun Jembatan Merah Putih di Kabupaten Majalengka

Massa AGRA Geruduk DPR pada Hari Tani Nasional, Tolak UU Reforma Agraria yang Baru Disahkan

HAORNAS ke-43, KDM Ajak Masyarakat Junjung Sportivitas dan Kejujuran dalam Berolahraga.

  TRENDING
Wakapolda Jabar Cek Kesiapan Venue FIFA ASEAN Cup 2026 di SARAGA ITB September 24, 2026
Wakapolda Jabar Tinjau Pullman Hotel, Salah Satu Tempat Atlet FIFA ASEAN Cup 2026 Menginap September 24, 2026
Polisi Salurkan Toren Air untuk Warga Terdampak Kekeringan September 24, 2026
Puluhan Personel Batalyon A Pelopor Diturunkan Bangun Jembatan Merah Putih di Kabupaten Majalengka September 24, 2026
Massa AGRA Geruduk DPR pada Hari Tani Nasional, Tolak UU Reforma Agraria yang Baru Disahkan September 24, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.