INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengakselerasi pelayanan perizinan untuk pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Kiaracondong sebagai bagian dari upaya mendukung penyediaan hunian yang layak.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa proyek pembangunan rusun tersebut merupakan kerja sama bisnis atau business to business (B2B) antara PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dan Astra. Dalam proyek ini, Pemerintah Kota Bandung berperan sebagai fasilitator regulasi dan memastikan seluruh proses perizinan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Proyek rusun di Kiaracondong itu bisnis to bisnis antara PT KAI dengan Astra. Pemerintah hanya memberikan izin dan memastikan seluruh proses perizinannya berjalan dengan baik,” ujar Farhan, Rabu (29/7/2026).
Berdasarkan informasi awal yang diterima, proyek tersebut direncanakan memiliki sekitar 1.000 unit hunian. Namun, rincian teknis seperti jumlah pasti unit maupun luas lahan yang akan dimanfaatkan sepenuhnya menjadi kewenangan PT KAI dan Astra.
Farhan menambahkan, apabila rumah susun tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), maka mekanisme penentuan penerima manfaat akan mengacu pada data yang dimiliki Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), termasuk BRI, BTN, dan bank-bank anggota lainnya.
“Kalau untuk MBR, nanti penentuannya berdasarkan data dari Himbara,” katanya.
Selain membahas pembangunan rusun, Pemkot Bandung juga menegaskan komitmennya untuk terus menertibkan bangunan liar (bangli) di berbagai wilayah Kota Bandung sesuai arahan Gubernur Jawa Barat.
“Di mana ada bangunan liar di situ harus ditertibkan. Itu menjadi arahan langsung dari Gubernur Jawa Barat,” tegas Farhan.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Teras Cihampelas. Menurut Farhan, proses administrasi penyerahan pengelolaan kawasan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah selesai dan kini tinggal memasuki tahap penandatanga. nan.
“Administrasinya sudah selesai, tinggal proses penandatanganan. Alhamdulillah sudah rampung,” tuturnya. ( Suhardi Sinaga )




