INFOPOLISI.NET | KAB. BANDUNG – Semangat dakwah terus digelorakan Pimpinan Pondok Pesantren SYIFAAUL QULUB Bandung, Ustaz Abdul Latif. Dengan keteguhan dan semangat yang tidak mengenal lelah, ia terus menyampaikan tausiah dan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat dari satu kampung ke kampung lainnya.
Semangat tersebut kembali terlihat saat Ustaz Abdul Latif memberikan tausiah kepada masyarakat di Kampung Sindang Mulya, Desa Sukamulya, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Abdul Latif menyampaikan sejumlah pesan keagamaan sekaligus mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, dakwah bukan hanya sekadar menyampaikan ceramah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang memiliki landasan moral, akhlak, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Dakwah dari Kampung ke Kampung
Ustaz Abdul Latif dikenal terus menjalankan aktivitas dakwah dengan mendatangi berbagai lingkungan masyarakat. Baginya, menyampaikan ilmu agama tidak harus selalu dilakukan di tempat-tempat besar, tetapi juga dapat dimulai dari lingkungan masyarakat paling dekat, termasuk kampung-kampung.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengabdian sekaligus ikhtiar untuk memberikan ruang kepada masyarakat agar dapat belajar dan memperdalam ilmu agama.
Semangat dakwah yang dijalankannya, menurut Ustaz Abdul Latif, tidak terlepas dari wejangan dan keteladanan para guru yang selama ini menjadi tempatnya menimba ilmu.
Salah satu guru yang menjadi rujukan dan sumber inspirasi dalam perjalanan dakwahnya adalah Al Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfakih dari Malang, Jawa Timur.
Wejangan dari para guru tersebut menjadi salah satu landasan bagi Ustaz Abdul Latif untuk terus berusaha menyampaikan ilmu agama kepada masyarakat dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Mengajak Masyarakat Terus Belajar Agama
Dalam setiap kesempatan berdakwah, Ustaz Abdul Latif juga memberikan dorongan kepada masyarakat agar tidak berhenti belajar agama.
Menurutnya, ilmu agama memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku seseorang. Pemahaman keagamaan yang baik diharapkan dapat menjadi pedoman masyarakat dalam menjalani kehidupan, menjaga hubungan antarsesama, serta membangun lingkungan yang harmonis.
Ia juga terus membuka ruang bagi masyarakat, baik di wilayah Bandung maupun Malang, untuk bersama-sama belajar dan memperdalam pengetahuan keagamaan.

Dakwah yang dilakukan dari kampung ke kampung menjadi salah satu cara untuk mendekatkan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat secara langsung.
Pesan Kebangsaan: Rawat Keutuhan NKRI
Tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan, dalam tausiah yang disampaikannya Ustaz Abdul Latif juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpecah oleh perbedaan, baik perbedaan pandangan, latar belakang maupun kondisi sosial.
Menurutnya, nilai-nilai keagamaan dan semangat kebangsaan harus dapat berjalan beriringan. Masyarakat harus mampu menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, serta ikut menciptakan suasana yang aman dan damai.
Pesan tersebut dinilai penting, khususnya bagi generasi muda yang menjadi bagian penting dari masa depan bangsa.
Ustaz Abdul Latif juga terus mendorong generasi muda agar memiliki semangat belajar, memperkuat akhlak, serta tidak mudah menyerah dalam menjalani kehidupan.
Generasi Muda dan Peran Dakwah
Sebagai bagian dari generasi muda yang aktif dalam kegiatan dakwah, Ustaz Abdul Latif menunjukkan bahwa semangat menyampaikan ilmu agama dapat dilakukan dengan berbagai cara dan melalui berbagai ruang di tengah masyarakat.
Dakwah dari kampung ke kampung menjadi bentuk nyata dari upayanya untuk mendekatkan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat.
Ia berharap kegiatan-kegiatan keagamaan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membangun generasi yang memiliki pengetahuan agama, akhlak yang baik, kepedulian sosial dan kecintaan terhadap tanah air.
Melalui kegiatan tausiah tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan keagamaan, tetapi juga semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, kerukunan dan kedamaian.
Semangat Ustaz Abdul Latif dalam berdakwah pun menjadi bagian dari perjalanan panjang Pondok Pesantren SYIFAAUL QULUB Bandung dalam memberikan kontribusi melalui pendidikan dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Dari kampung ke kampung, pesan yang disampaikan tetap sama: memperkuat ilmu agama, membangun akhlak, menjaga persaudaraan, serta bersama-sama merawat keutuhan NKRI.
Dengan semangat tersebut, dakwah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tausiah semata, tetapi mampu menjadi gerakan positif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan generasi penerus bangsa. (Mustopa)




