INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Semangat berbagi dan memperkuat nilai kepedulian sosial mewarnai kegiatan Gebyar Syiar Ramadan yang diselenggarakan oleh MTs Al Inayah melalui agenda bakti sosial dan santunan anak yatim, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan yang menjadi penutup rangkaian program Ramadan di lingkungan madrasah tersebut dihadiri oleh para guru, siswa, komite sekolah, serta masyarakat sekitar. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial kepada warga di sekitar lingkungan madrasah.

Ketua panitia kegiatan, Mohamad Iqbal Zulkarnaen, S.Pd, menjelaskan bahwa dirinya mendapat amanah untuk memimpin pelaksanaan program Syiar Ramadan tahun 2026 di MTs Al Inayah. Ia menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial dan santunan merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan yang telah berlangsung sejak akhir Februari.
“Bakti sosial dan santunan ini merupakan bagian dari rangkaian Syiar Ramadan MTs Al Inayah 2026 sekaligus menjadi kegiatan penutup. Sasaran bantuan kami adalah masyarakat di sekitar madrasah,” ujar Iqbal.

Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut panitia menyalurkan 150 paket bakti sosial kepada masyarakat sekitar serta 16 paket santunan bagi anak yatim yang berada di lingkungan sekitar madrasah.
Menurutnya, rangkaian Syiar Ramadan tahun ini sebenarnya terdiri dari enam kegiatan utama, namun salah satu yang paling mendapat antusiasme tinggi dari siswa dan orang tua adalah kegiatan “Takjil on The Road” yang dilaksanakan selama 11 hari, mulai 25 Februari hingga 11 Maret 2026.

Selain itu, para siswa dari kelas VII hingga IX juga turut berpartisipasi dalam penggalangan paket parcel yang diperuntukkan bagi anak-anak yatim. Seluruh kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua siswa, serta dukungan dari berbagai pihak.
“Anggaran kegiatan ini berasal dari partisipasi orang tua siswa, pihak madrasah, dan donasi sukarela dari berbagai pihak. Semuanya dilandasi oleh semangat keikhlasan untuk berbagi di bulan suci Ramadan,” jelasnya.

Iqbal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari unsur sekolah, komite, hingga masyarakat sekitar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT atas kelancaran kegiatan ini, juga kepada Bapak Kepala Madrasah yang selalu mendukung kegiatan Ramadan, komite sekolah, orang tua siswa, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Syiar Ramadan 2026,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komite MTs Al Inayah, Rina Reviyana, S.H, yang juga bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa rangkaian program Ramadan tahun ini telah berjalan dengan baik berkat sinergi antara pihak sekolah dan orang tua siswa.
Ia menjelaskan bahwa sebelum kegiatan bakti sosial dan santunan digelar, madrasah telah melaksanakan berbagai program keagamaan seperti munggahan, tahsin Ramadan, kultum Ramadan, hingga kegiatan takjil on the road yang melibatkan siswa dan orang tua secara aktif.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan Ramadan berjalan dengan lancar. Untuk bakti sosial sendiri kami menyalurkan sekitar 150 paket kepada warga sekitar madrasah, serta 16 santunan untuk anak-anak yatim,” ujar Rina.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan kuat para orang tua siswa yang turut berpartisipasi dalam berbagai program Ramadan, baik melalui donasi maupun keterlibatan langsung dalam kegiatan.

“Saya sangat bersyukur karena peran serta orang tua sangat luar biasa. Dalam kegiatan takjil on the road yang berlangsung hampir 11 hari, orang tua turut berpartisipasi dan menyisihkan rezekinya untuk mendukung kegiatan,” katanya.
Rina juga mengapresiasi dukungan dari kepala madrasah, para guru, panitia, serta para siswa yang tergabung dalam organisasi siswa yang ikut aktif dalam pelaksanaan kegiatan.
Melalui kegiatan Gebyar Syiar Ramadan ini, pihak madrasah berharap nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, serta semangat berbagi dapat terus tertanam dalam diri para siswa sebagai generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitarnya.

Kepala Madrasah H.M. Abdurrahman, M.Pd.I menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum penting untuk meningkatkan nilai keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan madrasah. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan santunan dan berbagi yang digelar di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah H.M. Abdurrahman, M.Pd.I., menuturkan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Oleh karena itu, pihak madrasah berupaya menjadikan bulan penuh berkah ini sebagai sarana pendidikan karakter bagi para siswa.
“Di bulan Ramadan ini setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Karena itu di madrasah yang kami pimpin, kami berupaya menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada para siswa melalui berbagai kegiatan positif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan selama Ramadan, di antaranya pembagian takjil kepada masyarakat, bakti sosial, hingga kegiatan santunan bagi anak yatim. Program-program tersebut tidak hanya melibatkan pihak madrasah, tetapi juga mendapat dukungan dari komite madrasah serta partisipasi aktif para siswa.
Menurutnya, kegiatan santunan yang digelar kali ini juga menjadi bukti kepedulian para siswa yang merupakan generasi masa depan. Para siswa berinisiatif menggalang kegiatan berbagi dengan membuat paket parcel yang nantinya diberikan kepada anak-anak yatim.
“Awalnya mereka berencana membuat sekitar 200 paket parcel bersama teman-temannya. Namun karena keterbatasan waktu, jumlah yang dapat disiapkan belum mencapai target tersebut. Meski begitu, semangat berbagi dari para siswa ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu sesama, tetapi juga menjadi pembelajaran bagi para siswa agar tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian sosial dan akhlak yang baik.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menumbuhkan rasa empati, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Kegiatan santunan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, sekaligus menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang berbagi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. (Mustopa)




