Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

Dari Bandung ke Hong Kong, Czeresna Alwaan Suyanto Bawa Pulang Medali Perak HKIMO Final Round 2026

mustopa salim by mustopa salim
Agustus 28, 2026
in Pendidikan
0
Dari Bandung ke Hong Kong, Czeresna Alwaan Suyanto Bawa Pulang Medali Perak HKIMO Final Round 2026

INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di kancah internasional. Czeresna Alwaan Suyanto, siswa kelas XII SMAN 8 Bandung, berhasil meraih medali perak dalam ajang Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO) Final Round 2026 yang berlangsung di Hong Kong, 22 Agustus 2026.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, bukan hanya bagi Czeresna dan keluarganya, tetapi juga bagi lingkungan sekolah serta Indonesia. Di tengah persaingan dengan pelajar dari berbagai negara, siswa berusia 18 tahun tersebut mampu menunjukkan kemampuan dan ketekunannya dalam bidang matematika.

Bagi Czeresna, keberhasilan meraih medali perak di HKIMO 2026 bukanlah sebuah perjalanan yang diperoleh secara instan. Ketertarikannya terhadap kompetisi matematika sudah tumbuh sejak duduk di bangku SMP.

Saat masih bersekolah di SMP Darul Hikam, Czeresna telah mengikuti kualifikasi HKIMO dan berhasil memperoleh medali perak. Pengalaman tersebut justru menjadi pemacu semangat baginya untuk terus mengembangkan kemampuan.

Memasuki jenjang SMA, ia tidak berhenti berlatih. Setelah melalui proses seleksi nasional, Czeresna kembali mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia pada kategori Senior Secondary di HKIMO Final Round 2026.

Kesempatan tersebut dimanfaatkannya untuk menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman baru dengan berkompetisi bersama pelajar dari berbagai negara.

BANGGA MEMBAWA NAMA HARUM INDONESIA

Czeresna mengaku bahagia sekaligus bangga karena kembali mendapatkan kepercayaan untuk membawa nama Indonesia dalam kompetisi matematika internasional.

“Saya sangat senang dan bangga bisa mewakili Indonesia lagi di HKIMO. Medali ini bukan hanya soal hasil, tapi juga pengalaman berharga untuk masa depan,” kata Czeresna.

Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi internasional memberikan pelajaran yang tidak kalah penting dibandingkan perolehan medali.
Bertemu dan berkompetisi dengan pelajar dari berbagai negara membuat dirinya mendapatkan pengalaman baru, sekaligus menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.

MATEMATIKA BUKAN HAL YANG HARUS DITAKUTI

Di balik prestasi tersebut, Czeresna mengakui bahwa matematika bukanlah pelajaran yang selalu mudah.
Justru tantangan dalam menyelesaikan soal-soal matematika membuat dirinya semakin tertarik untuk mempelajarinya.

“Matematika itu susah-susah gampang. Tapi apa pun bisa digapai kalau kita mau belajar dan tidak menyerah,” ujarnya.

Bagi Czeresna, kemampuan tidak datang hanya karena bakat. Latihan, kemauan belajar, konsistensi dan keberanian menghadapi soal-soal sulit menjadi bagian penting dalam proses yang dijalaninya.

Sikap tersebut pula yang membuatnya mampu mempertahankan semangat sejak mengikuti kompetisi ketika masih duduk di bangku SMP hingga akhirnya kembali tampil dalam ajang internasional saat berada di kelas XII.

DUKUNGAN KELUARGA JADI KEKUATAN

Di balik perjalanan Czeresna, terdapat dukungan keluarga yang turut memberikan semangat.
Ibunya, Lira Masri, mengaku bangga melihat proses panjang yang dijalani putranya. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya tentang medali yang berhasil dibawa pulang, tetapi juga keberanian anaknya untuk terus mencoba, berlatih dan menghadapi persaingan.

“Bagi kami, bukan hanya medalinya yang penting. Tapi keberanian Czeresna untuk terus belajar dan berjuang,” kata Lira.
Ia juga mengingatkan putranya agar tidak cepat merasa puas dengan prestasi yang telah diraih.

Menurut Lira, sebuah penghargaan seharusnya menjadi motivasi untuk terus berkembang, bukan alasan untuk berhenti belajar.

“Tetap rendah hati. Ini langkah awal untuk belajar lebih banyak dan mengejar cita-cita. Jangan takut dengan pelajaran yang sulit. Kalau mau berusaha dan bertanya, pasti ada hasilnya,” tambahnya.
Lira menilai dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membantu anak mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Orang tua, menurutnya, tidak hanya berperan mendorong anak untuk berprestasi, tetapi juga memberikan pendampingan sekaligus ruang agar anak dapat menemukan bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuannya.

PUNYA CITA-CITA MENJADI DOKTER

Menariknya, meskipun memiliki prestasi di bidang matematika, Czeresna justru mempunyai cita-cita untuk menjadi dokter.

Saat ini ia tengah menjalani tahun terakhir sebagai siswa kelas XII. Prestasi di bidang matematika menjadi salah satu pengalaman yang diharapkan dapat membentuk kedisiplinan dan kemampuan berpikirnya untuk menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Di luar aktivitas belajar dan persiapan kompetisi, Czeresna juga memiliki kegiatan sederhana untuk mengisi waktu luang. Ia gemar mendengarkan musik sebagai salah satu cara melepas penat setelah menjalani aktivitas sekolah maupun belajar.

Perpaduan antara belajar, berlatih dan menjaga keseimbangan aktivitas menjadi bagian dari perjalanan remaja tersebut dalam mengejar cita-citanya.

DARI KOMPETISI INTERNASIONAL UNTUK INSPIRASI PELAJAR

Prestasi Czeresna di HKIMO Final Round 2026 menjadi gambaran bahwa pelajar Indonesia memiliki kesempatan untuk bersaing di tingkat internasional apabila mendapatkan kesempatan, pembinaan dan dukungan yang memadai.

Perjalanan Czeresna sejak SMP hingga SMA juga menunjukkan bahwa prestasi tidak selalu hadir dalam satu malam.

Ada proses panjang yang harus dilalui, mulai dari mengenal bidang yang diminati, mengikuti kompetisi, menghadapi kegagalan maupun tantangan, berlatih secara konsisten hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk tampil di tingkat internasional.

Medali perak yang diraih di Hong Kong pun tidak hanya menjadi pencapaian pribadi. Prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk berani mencoba berbagai bidang yang mereka minati.

Pesan Czeresna pun sederhana namun penting: pelajaran yang sulit bukan alasan untuk menyerah.
Dengan kemauan belajar, keberanian bertanya, latihan yang konsisten dan tidak mudah menyerah, berbagai target dapat diperjuangkan.

Kini, setelah sukses membawa pulang medali perak HKIMO 2026, Czeresna masih memiliki perjalanan panjang. Di satu sisi ia ingin terus mengembangkan kemampuan akademiknya, sementara di sisi lain cita-cita menjadi dokter menanti untuk diwujudkan.

Prestasinya menjadi pengingat bahwa mimpi besar dapat dikejar dari bangku sekolah, selama dibarengi kerja keras, disiplin, dukungan keluarga dan kemauan untuk terus belajar.

Dari Bandung menuju panggung internasional di Hong Kong, Czeresna telah menunjukkan bahwa pelajar Indonesia mampu berdiri sejajar dan berkompetisi dengan pelajar dari berbagai negara.

Selamat atas prestasi Czeresna Alwaan Suyanto. Semoga medali perak HKIMO 2026 menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya sekaligus langkah menuju cita-cita menjadi seorang dokter. (*)

Previous Post

Dalam Rangka HUT Polwan ke-78, Polwan Polda Jabar Anjangsana kepada Personel yang Sakit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Dari Bandung ke Hong Kong, Czeresna Alwaan Suyanto Bawa Pulang Medali Perak HKIMO Final Round 2026

Dalam Rangka HUT Polwan ke-78, Polwan Polda Jabar Anjangsana kepada Personel yang Sakit

Ketua MUI Pasir Luyu Serukan Aksi Damai, Jaga Jawa Barat Tetap Kondusif

Dua Dari Tiga Bakal Calon Minta Verifikasi Pilkades Banjarsari Dilakukan Transparan

Rutinitas Jumat Berkah, Politisi PDIP Kabupaten Bekasi Putri Ramadhanty Santuni Anak Yatim

Wakapolda Jabar Pimpin Pengecekan Alarm Stelling, Pastikan Kesiapsiagaan Personel

  TRENDING
Dari Bandung ke Hong Kong, Czeresna Alwaan Suyanto Bawa Pulang Medali Perak HKIMO Final Round 2026 Agustus 28, 2026
Dalam Rangka HUT Polwan ke-78, Polwan Polda Jabar Anjangsana kepada Personel yang Sakit Agustus 28, 2026
Ketua MUI Pasir Luyu Serukan Aksi Damai, Jaga Jawa Barat Tetap Kondusif Agustus 28, 2026
Dua Dari Tiga Bakal Calon Minta Verifikasi Pilkades Banjarsari Dilakukan Transparan Agustus 28, 2026
Rutinitas Jumat Berkah, Politisi PDIP Kabupaten Bekasi Putri Ramadhanty Santuni Anak Yatim Agustus 28, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.