Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

Kaltim Mendadak “Gerah”: Ada Apa dengan “Drama Panas” di Balik Kursi Gubernur?

mustopa salim by mustopa salim
April 28, 2026
in Sorotan
0
Kaltim Mendadak “Gerah”: Ada Apa dengan “Drama Panas” di Balik Kursi Gubernur?

INFOPOLISI.NET | KALIMANTAN TIMUR – yang selama ini dikenal adem ayem seperti es teh di siang bolong, mendadak berubah jadi panggung drama yang penuh plot twist. Warga yang biasanya sibuk dengan aktivitas harian, kini ikut nimbrung dalam satu topik yang sama: “Ini sebenarnya lagi kenapa, sih?”

Dari luar, mungkin terlihat seperti demo biasa. Tapi kalau ditelusuri, ceritanya lebih berlapis daripada sinetron striping.

Sejak awal masa Pilkada, publik sudah mencium aroma yang… hmm, cukup “berwarna”. Isu dinasti politik berhembus cukup kencang, lengkap dengan dugaan pengerahan influencer dan bisik-bisik klasik seperti “serangan fajar”. Belum lagi susunan “keluarga strategis” yang bikin orang bertanya-tanya: ini pemerintahan atau reuni keluarga besar?

Belum genap setahun dilantik, kejutan demi kejutan muncul. Mulai dari kisruh BBM yang diduga bermasalah hingga membuat kendaraan mogok massal, sampai langkah hukum yang diambil sebagian warga. Situasi yang awalnya teknis, berubah jadi topik panas di warung kopi.

Belum selesai satu urusan, muncul lagi cerita lain. Pernyataan di forum resmi yang menyenggol gubernur lain ikut memantik reaksi publik. Warga pun jadi bertanya-tanya: ini lagi fokus kerja, atau lagi ikut lomba sindir nasional?

Di dalam kantor pemerintahan sendiri, kabarnya tak kalah menarik. Ada bisik-bisik soal “pejabat bayangan” yang disebut-sebut punya pengaruh besar. Sementara itu, hubungan dengan media juga ikut diuji, setelah muncul cerita soal tekanan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas.

Lalu ada juga kisah “tim ahli”—jumlahnya puluhan, anggarannya miliaran. Harapannya sih jadi otak tambahan, tapi yang muncul justru beberapa pernyataan yang bikin publik garuk-garuk kepala.

Belum cukup? Ada anggaran influencer, program beasiswa yang tiba-tiba menghilang, hingga pembelian mobil dinas dengan alasan yang… berbeda-beda tergantung siapa yang menjelaskan. Satu bilang demi medan berat, satu lagi demi “wibawa daerah”. Warga pun cuma bisa: “Oh… gitu ya.”

Renovasi rumah jabatan juga tak luput dari perhatian. Dengan anggaran fantastis, alasan “sudah tidak layak” terdengar sedikit kontras dengan kondisi bangunan yang dikenal kokoh. Bahkan ada yang bercanda, “Itu kena badai juga masih berdiri.”

Kebijakan penonaktifan kepesertaan bantuan kesehatan juga ikut memicu reaksi, bahkan dari sesama pejabat daerah. Sinyal bahwa tidak semua hal berjalan mulus di dalam.

Dan tentu saja, ada detail-detail kecil yang justru jadi bahan obrolan besar. Seperti gaya kunjungan yang dinilai kurang membumi, yang akhirnya ikut menambah panjang daftar perbincangan publik.

Puncaknya? Aksi demonstrasi. Warga datang, menunggu, berharap bisa bertemu langsung. Tapi hingga larut malam, yang ditunggu tak kunjung muncul. Padahal sebelumnya sempat ada pernyataan bahwa kantor gubernur “terbuka 24 jam”.

Realitanya? Ya… warga pulang dengan lebih banyak tanda tanya daripada jawaban.

Di tengah semua ini, publik sebenarnya tidak sedang mencari drama. Mereka hanya ingin kejelasan, konsistensi, dan rasa bahwa suara mereka benar-benar didengar.

Karena pada akhirnya, jabatan publik bukan sekadar kursi empuk—melainkan amanah yang datang dengan sorotan, harapan, dan tentu saja… ekspektasi yang tidak bisa dianggap sepele. (Red)

Previous Post

Sinergitas TNI-Polri di Jabar Makin Kuat, Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi Kompak Jaga Kondusivitas Jelang May Day

Next Post

Kodim 0621 Kab.Bogor dan Masyarakat Cigudeg Kolaborasi Tuntaskan Infrastruktur Strategis melalui TMMD

Next Post
Kodim 0621 Kab.Bogor dan Masyarakat Cigudeg Kolaborasi Tuntaskan Infrastruktur Strategis melalui TMMD

Kodim 0621 Kab.Bogor dan Masyarakat Cigudeg Kolaborasi Tuntaskan Infrastruktur Strategis melalui TMMD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Mobil Dinas Desa Hegarmanah Hilang, Dokumen BPKD Ungkap Kerugian Rp95 Juta, Sisa Kewajiban Rp85,235 Juta — Bidang Aset Berkirim Surat ke Inspektorat

Diduga Curi Motor, Pria di Cileunyi Diamankan

Polri Menjaga Demokrasi Untuk Masyarakat

Persepsi Masyarakat terhadap Penegakan Hukum Meningkat, Kapolda Jabar Beri Apresiasi Jajaran Reskrim

Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus

H. Umar Ali Agustiar Maraton Silaturahmi, Serap Aspirasi Masyarakat Bangun PJU penerangan dan Pelebaran Jembatan Kp. Rancaiga Kaum

  TRENDING
Mobil Dinas Desa Hegarmanah Hilang, Dokumen BPKD Ungkap Kerugian Rp95 Juta, Sisa Kewajiban Rp85,235 Juta — Bidang Aset Berkirim Surat ke Inspektorat Agustus 27, 2026
Diduga Curi Motor, Pria di Cileunyi Diamankan Agustus 27, 2026
Polri Menjaga Demokrasi Untuk Masyarakat Agustus 26, 2026
Persepsi Masyarakat terhadap Penegakan Hukum Meningkat, Kapolda Jabar Beri Apresiasi Jajaran Reskrim Agustus 26, 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus Agustus 26, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.