INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus silaturahmi kamtibmas dengan komunitas Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung yang dipimpin Kang Cepi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Teras Sunda Cibiru, Kota Bandung, Kamis (12/3/2026).
Dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, kegiatan tersebut menjadi ajang dialog antara kepolisian dengan komunitas penyanyi jalanan yang selama ini menjadi bagian dari dinamika kehidupan kota.
Kapolda Jabar menyampaikan apresiasi atas kreativitas para penyanyi jalanan yang dinilai mampu menghadirkan warna tersendiri dalam kehidupan masyarakat.
Kapolda menyebut para penyanyi jalanan merupakan bagian dari aset kreativitas Jawa Barat yang patut dihargai serta didukung untuk berkembang secara positif.

“Alhamdulillah mereka menampilkan kreativitas yang sangat bagus. Saya berpesan bahwa mereka adalah suatu harmoni yang dapat membuat kedamaian. Ini sejalan dengan semangat Polda Jabar sebagai penjaga harkamtibmas,” ujar Kapolda.
Menurutnya, kreativitas masyarakat, termasuk yang lahir dari ruang-ruang jalanan, tidak boleh dibatasi selama tetap memperhatikan ketertiban umum dan norma yang berlaku. Justru, kata dia, ketertiban yang baik harus mampu menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas masyarakat.
Kapolda juga mengungkapkan bahwa ke depan Polda Jabar berencana menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk menyediakan ruang yang layak bagi para penyanyi jalanan dalam menyalurkan bakatnya.

“Insyaallah ke depan kami ingin mengembangkan kreativitas ini, misalnya melalui festival. Kami juga akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar ada ruang yang tidak melanggar aturan namun bisa menjadi tempat bagi saudara-saudara kita ini untuk berkarya,” katanya.
Selain mendorong kreativitas, Kapolda juga mengajak komunitas penyanyi jalanan untuk turut berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia berharap komunitas tersebut dapat menjadi mitra kepolisian dengan memberikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Ketua Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung, Cepi, mengaku bangga dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh kepolisian kepada komunitas penyanyi jalanan.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi momen bersejarah bagi komunitas KPJ karena baru pertama kali Polri secara langsung menggelar kegiatan yang melibatkan penyanyi jalanan.
“Ini suatu kebanggaan bagi keluarga besar KPJ. Untuk pertama kalinya Polri dan kami bisa berbagi kebahagiaan, berbicara dari hati ke hati. Ini luar biasa,” ujarnya.
Cepi berharap ke depan profesi penyanyi jalanan sebagai bagian dari sektor informal dapat lebih diakui dan mendapat ruang dalam tata kelola ekonomi kota. Ia menilai keberadaan penyanyi jalanan dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif, terlebih di Kota Bandung yang dikenal sebagai kota wisata dan pusat kreativitas.
Ia juga menyampaikan komitmen komunitasnya untuk ikut berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung maupun di wilayah Jawa Barat.
“Kami siap berkomitmen menjaga Bandung dan Jawa Barat. Walaupun kami berada di jalan, kami juga bisa memberikan informasi dari lapangan kepada Polri apabila ada potensi gangguan keamanan,” katanya.
Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi antara kepolisian dan komunitas penyanyi jalanan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, serta mendorong tumbuhnya kreativitas masyarakat di ruang publik. (Mustopa)



