INFOPOLISI,NET | KOTA PALEMBANG – Semangat pelayanan tanpa batas kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Dipimpin langsung oleh Sandi Nugroho, kegiatan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) dilakukan secara serentak di berbagai titik strategis, Selasa (17/3/2026).
Salah satu titik utama kegiatan dipusatkan di Pos Pelayanan Simpang 5 DPRD Provinsi Sumatera Selatan, yang berlokasi di Jalan Kapten A. Rivai, Palembang.
Dari lokasi ini, Kapolda memantau sekaligus mengoordinasikan kesiapan seluruh jajaran di wilayah hukum Polda Sumsel.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 39 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga Senkom.
Sinergi lintas instansi ini menjadi bukti nyata komitmen pengamanan terpadu guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya selama arus mudik dan aktivitas Ramadhan.
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pengecekan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk keseriusan dalam memastikan seluruh personel dan sarana prasarana siap digunakan kapan saja.

“Hari ini kita bergerak serentak di seluruh jajaran untuk memastikan tidak ada celah dalam pengamanan masyarakat.
Seluruh personel, mulai dari administrasi hingga armada patroli, harus berada dalam kondisi siap tempur agar mampu memberikan respons cepat di setiap situasi,” tegasnya.
Lebih dari sekadar pengamanan, kegiatan ini juga menonjolkan sisi humanis Polri. Kehadiran Bhayangkari yang turut mendampingi para Pejabat Utama (PJU) menambah nuansa kehangatan dalam kegiatan tersebut.
Para personel yang bertugas di lapangan menerima tali asih sebagai bentuk perhatian dan apresiasi dari pimpinan.
Tak hanya itu, aksi berbagi juga dilakukan kepada masyarakat.

Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi. Kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi bagian dari strategi cooling system guna menjaga situasi tetap kondusif.
Menurut Kapolda, pendekatan humanis seperti ini penting untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa di balik seragam ini, Polri tetap mengedepankan nilai kekeluargaan.
Pembagian takjil ini adalah bentuk kepedulian sekaligus upaya menjaga suasana tetap sejuk, aman, dan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Kegiatan serentak yang dilakukan di seluruh wilayah Sumatera Selatan ini menjadi gambaran kuatnya koordinasi dan soliditas internal Polri.
Tidak hanya mengedepankan kesiapan operasional, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan personel serta hubungan harmonis dengan masyarakat.
Melalui Operasi Ketupat 2026, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat—tidak hanya dengan ketegasan, tetapi juga dengan sentuhan empati yang nyata di lapangan.(Kadim)




