Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

Atap SMKN 1 Gunung Putri Ambruk Diterjang Hujan dan Angin Kencang, 44 Orang Jadi Korban

Redaktur IT by Redaktur IT
November 4, 2025
in Peristiwa
0
Atap SMKN 1 Gunung Putri Ambruk Diterjang Hujan dan Angin Kencang, 44 Orang Jadi Korban

INFOPOLISI.NET | JABAR –

Suara gemuruh keras memecah suasana sore di SMKN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur sejak siang tiba-tiba membuat atap lima ruang kelas sekolah itu ambruk, meninggalkan kepanikan dan teriakan dari para siswa serta guru yang masih berada di sekitar lokasi.

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIB, tepat setelah jam pelajaran usai. Meski sebagian besar siswa telah meninggalkan kelas, beberapa masih berada di lingkungan sekolah ketika atap bangunan besar tiba-tiba roboh.

“Sebelum ambruk, terdengar suara gemuruh keras seperti petir, lalu tiba-tiba atapnya runtuh,” ujar salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Menurut laporan resmi Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, S.I.K., M.I.K., kejadian berlangsung sangat cepat dan diakibatkan oleh cuaca ekstrem. “Atap bangunan SMKN 1 Gunung Putri di Jalan Barokah No.6, Kampung Baru, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang,” jelasnya dalam laporan kepada Kapolres Bogor, Senin 3 November 2025

Puluhan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Data sementara yang dihimpun dari petugas kepolisian dan tenaga medis menyebutkan, sebanyak 44 orang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Para korban segera dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat:

  • RSUD Cileungsi: 2 orang
  • RS Hermina: 2 orang
  • Puskesmas Wanaherang: 22 orang
  • RS Kenari: 18 orang

Petugas gabungan dari Polsek Gunung Putri, BPBD, TNI, dan Dinas Pendidikan segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan sterilisasi area. Potongan kayu dan genteng berserakan di lantai, sementara sebagian atap terlihat menggantung di antara tiang yang patah.

“Kami masih mendata jumlah korban dan memastikan tidak ada yang tertinggal di dalam reruntuhan. Tim gabungan terus bekerja di lokasi,” kata Kompol Aulia.

Sekolah Ditetapkan Sebagai Zona Waspada

Hingga malam, area sekolah dipasangi garis polisi untuk mencegah warga mendekat. Pemerintah setempat juga telah mengirim tim teknis untuk memeriksa struktur bangunan dan potensi kerusakan lanjutan.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras akan bahaya cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bogor dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Jawa Barat bagian selatan dan tengah, termasuk Kabupaten Bogor.

“Kami imbau seluruh sekolah dan fasilitas umum untuk memeriksa kembali kondisi bangunan, terutama yang sudah berusia tua atau pernah mengalami kebocoran,” ujar salah satu petugas BPBD di lokasi.

Meski suasana mencekam sempat menyelimuti area sekolah, petugas berhasil mengevakuasi seluruh korban dengan cepat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun sejumlah korban mengalami luka-luka akibat tertimpa puing bangunan. (Red)

 

Sumber: Laporan Resmi Kapolsek Gunung Putri

Previous Post

PWNU Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama untuk Perkuat Kebangsaan

Next Post

Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor, Angkat “Cerita dari Mesuji” dan Sisi Kemanusiaan Polisi di Daerah Konflik

Next Post
Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor, Angkat “Cerita dari Mesuji” dan Sisi Kemanusiaan Polisi di Daerah Konflik

Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor, Angkat “Cerita dari Mesuji” dan Sisi Kemanusiaan Polisi di Daerah Konflik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Polri Tanam Serentak Bawang Putih di 14 Daerah di Jabar

Wujudkan Swasembada, Waka Polri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak

Bahagia Petani Bawang Putih Cianjur usai Terima Bansos dari Wakapolri

Wakapolri Berikan bansos 1.000 paket untuk 2 Gapoktan Bawang putih di Cianjur

Polresta Bandung Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun

  TRENDING
Polri Tanam Serentak Bawang Putih di 14 Daerah di Jabar Agustus 19, 2026
Wujudkan Swasembada, Waka Polri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak Agustus 19, 2026
Bahagia Petani Bawang Putih Cianjur usai Terima Bansos dari Wakapolri Agustus 19, 2026
Wakapolri Berikan bansos 1.000 paket untuk 2 Gapoktan Bawang putih di Cianjur Agustus 19, 2026
Polresta Bandung Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional Agustus 19, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.