INFOPOLISI.NET | BEKASI – Kepolisian Sektor Tambun Selatan terus mengintensifkan upaya pencegahan kenakalan remaja, perundungan, tawuran, hingga balap liar melalui pendekatan edukatif. Salah satunya diwujudkan lewat program Police Goes to School yang digelar di SMK 10 November Tambun Selatan, Desa Jejalenjaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti, S.H., M.H., didampingi Kanit Binmas AKP Eko Pamungkas serta Bhabinkamtibmas Desa Jejalenjaya Aipda Mujibul Basit. Program tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan pelajar untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini.
Turut hadir Kepala SMK 10 November Tambun Selatan Khusnul Khotimah, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Kamaladi, S.Pd., sekitar 25 guru, serta kurang lebih 300 siswa-siswi yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam arahannya, Kompol Wuryanti menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan. Ia mengajak para pelajar mempersiapkan diri dengan sikap disiplin, tanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai hukum dalam kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda adalah aset bangsa. Masa depan kalian ditentukan dari pilihan hari ini—belajar dengan sungguh-sungguh, berperilaku baik, dan patuh terhadap hukum,” ujar Kompol Wuryanti.
Selain motivasi, kepolisian juga memberikan edukasi terkait pencegahan perundungan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Para siswa diimbau untuk saling menghargai, menjaga pergaulan, serta tidak ragu melaporkan apabila menemukan atau mengalami tindakan bullying.
Materi lain yang disampaikan meliputi bahaya penyalahgunaan narkoba, sosialisasi Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), serta pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan Police Goes to School tersebut. Mereka berharap sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dapat terus berlanjut guna membentuk karakter pelajar yang disiplin, sadar hukum, dan berprestasi.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib, serta mendapat respons positif dari para siswa yang aktif mengikuti rangkaian penyuluhan hingga selesai. (Ccp/Red)




