INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Menyambut bulan suci ramadhan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Babakan Ciparay melalui pembagian 1000 takjil di wilayah Perumahan Sumber Sari Indah tepatnya di depan Taman Pembauran Kelurahan Babakan Kecamatan Babakan Ciparay. Rabu, 3 February 2026
Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Babakan Ciparay Agus Permana Soenoe, menyampaikan bahwa dalam memprogramkan pembagian 1.000 takjil ini kepada masyarakat selama bulan Ramadan.

Kegiatan terbaru dilaksanakan di wilayah Kelurahan Babakan Kecamatan Babakan Ciparay, dengan menyasar warga dan pengguna jalan yang belum sempat berbuka puasa di rumah.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial FPK yang akan terus bergulir ke sejumlah titik lainnya.
“Untuk hari ini kita bagi-bagi takjil di wilayah Kelurahan Babakan. Sumber Sari, Holis Regency, dan beberapa titik lain yang masih dalam tahap koordinasi,” ujar Agus saat ditemui di sela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat dan lembaga. Sejumlah donatur yang turut berpartisipasi di antaranya Paguyuban Sumber Sari Dian Permai, Holis Regency, Gereja Santo Gabriel, Paguyuban Warga Taman Sakura, Imah Joglo, Paguyuban Pedagang Sumber Sari, FKPPI Rayon Kecamatan Babakan Ciparay, serta Komnas UKM Kota Bandung.
Agus menegaskan, dukungan yang diberikan tidak selalu dalam bentuk materi. FPK, kata dia, lebih mendorong partisipasi dalam bentuk dukungan langsung terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Selama ini kami tidak pernah meminta dalam bentuk materi. Yang kami harapkan adalah partisipasi dan dukungan nyata dalam kegiatan. Alhamdulillah, mereka cukup antusias untuk itu,” ungkapnya.

Ia berharap program sembako murah dan pembagian takjil ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa membantu saudara-saudara kita yang belum sempat pulang ke rumah. Minimal mereka bisa membatalkan puasanya dengan layak,” tambah Agus.
Kegiatan sosial yang melibatkan lintas komunitas dan elemen masyarakat ini dinilai sebagai wujud pembauran dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Kota Bandung. FPK berkomitmen untuk terus menggelar program serupa secara berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan transparansi dan kolaborasi bersama berbagai pihak. (Mustopa)




