INFOPOLISI.NET I LOMBOK TIMUR — Aliansi APIP Lombok Timur menggelar audiensi dengan Bupati Lombok Timur terkait polemik pengelolaan sektor pariwisata yang belakangan menuai sorotan publik. Audiensi tersebut berlangsung di hadapan langsung Bupati Lombok Timur dan turut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), serta Kasat Pol PP.
Dalam pertemuan itu, aliansi mahasiswa menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mendesak agar Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur beserta staf khususnya dicopot dari jabatan. Kedua, meminta agar pengelolaan pariwisata dikembalikan kepada pengelola lama yang dinilai lebih berpengalaman dan memahami kondisi lapangan.
Perwakilan Aliansi APIP menegaskan bahwa tuntutan tersebut disampaikan secara terang dan jelas sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tata kelola pariwisata daerah yang dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Lombok Timur menyatakan menerima aspirasi aliansi dengan baik dan menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas masukan yang disampaikan. Bupati menegaskan bahwa seluruh tuntutan akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme dan kewenangan yang berlaku.
Namun, terkait tuntutan pengembalian pengelolaan kepada pihak lama, Bupati menegaskan bahwa kebijakan pengelolaan saat ini merupakan keputusan pemerintah daerah, dengan prinsip memberikan ruang kepada masyarakat setempat untuk mengelola potensi daerahnya sendiri.
“Pengelolaan saat ini adalah kebijakan saya, diberikan kepada orang setempat. Namun jika ke depan tidak ada perkembangan, maka silakan diusulkan kembali untuk dilakukan pergantian pengelola,” tegas Bupati.
Audiensi ini menjadi sinyal kuat bahwa mahasiswa tetap mengambil peran kritis dalam mengawal kebijakan publik di Lombok Timur, khususnya di sektor pariwisata yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah. Aliansi APIP menegaskan akan terus memantau tindak lanjut dari janji pemerintah daerah tersebut.(Muda_Nas)




