Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

FKAK NTB Soroti Minimnya Edukasi Publik, Konflik Pasien dan Nakes di IGD Dinilai Bisa Dicegah

Redaktur IT by Redaktur IT
Januari 23, 2026
in Sorotan
0
FKAK NTB Soroti Minimnya Edukasi Publik, Konflik Pasien dan Nakes di IGD Dinilai Bisa Dicegah

INFOPOLISINET I MATARAM – Forum Komunikasi Alumni Kedokteran Nusa Tenggara Barat (FKAK NTB) menyoroti masih sering terjadinya ketegangan antara pasien dan tenaga kesehatan (nakes) di instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit. Kondisi ini dinilai bukan semata-mata kesalahan petugas medis, melainkan dampak dari kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aturan dan sistem pelayanan kesehatan.

Perwakilan FKAK NTB, Hafiz, mengungkapkan bahwa di lapangan, tenaga kesehatan kerap berada pada posisi sulit. Di satu sisi mereka dituntut memberikan pelayanan maksimal, namun di sisi lain harus tetap menjalankan regulasi yang berlaku.
“Di sinilah sering muncul ketegangan antara pasien dan nakes. Padahal petugas hanya menjalankan aturan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Menurut Hafiz, banyak konflik di IGD terjadi karena perbedaan persepsi antara masyarakat dan tenaga kesehatan, terutama terkait skala prioritas pasien, prosedur administrasi, serta keterbatasan fasilitas rumah sakit. Ketika aturan diterapkan secara kaku tanpa pemahaman yang memadai dari publik, potensi gesekan menjadi semakin besar.

Menyikapi hal tersebut, FKAK NTB mendorong pemerintah daerah dan otoritas kesehatan untuk lebih aktif melakukan literasi publik sebelum sebuah kebijakan diterapkan secara penuh di rumah sakit. Edukasi dinilai menjadi kunci penting untuk menjembatani kepentingan pasien dan tenaga medis.

“Ke depan, regulasi tidak boleh berdiri sendiri. Harus diikuti dengan edukasi yang masif kepada masyarakat. Kalau publik paham bagaimana sistem pelayanan berjalan, konflik di IGD bisa ditekan dan pelayanan kesehatan menjadi lebih optimal,” tegas Hafiz.

FKAK NTB menilai, literasi kesehatan yang baik tidak hanya melindungi tenaga medis dari tekanan dan kesalahpahaman, tetapi juga memberikan rasa aman dan keadilan bagi pasien. Dengan komunikasi yang jelas dan edukasi yang berkelanjutan, suasana pelayanan di rumah sakit diharapkan bisa menjadi lebih kondusif dan humanis. (Muda_Nas)

Previous Post

Pasien Anak Kritis Asal Sumbawa Dialihkan ke RSUD Selong, RSUP NTB Terkendala Ruang Perawatan

Next Post

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Montong Baan Selatan

Next Post
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Montong Baan Selatan

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Montong Baan Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Polsek Cimenyan Amankan Pelaku Pengrusakan Rumah Tokoh NU di Arcamanik

Polri Tanam Serentak Bawang Putih di 14 Daerah di Jabar

Wujudkan Swasembada, Waka Polri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak

Bahagia Petani Bawang Putih Cianjur usai Terima Bansos dari Wakapolri

Wakapolri Berikan bansos 1.000 paket untuk 2 Gapoktan Bawang putih di Cianjur

Polresta Bandung Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

  TRENDING
Polsek Cimenyan Amankan Pelaku Pengrusakan Rumah Tokoh NU di Arcamanik Agustus 21, 2026
Polri Tanam Serentak Bawang Putih di 14 Daerah di Jabar Agustus 19, 2026
Wujudkan Swasembada, Waka Polri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak Agustus 19, 2026
Bahagia Petani Bawang Putih Cianjur usai Terima Bansos dari Wakapolri Agustus 19, 2026
Wakapolri Berikan bansos 1.000 paket untuk 2 Gapoktan Bawang putih di Cianjur Agustus 19, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.