Foto/Dok: Paguyuban Pedangan Kayu Situ Aksan (PPKSA) Jajaran pengurus, Srikandi PPKSA, Ketua RW 01, Ketua RW 07 (terpilih) beserta simpatisan dalam acara kegiatan sosial “DONASI PEDULI ARJASARI”. Minggu 21 Desember 2025
INFOPOLISI.NET | BANDUNG — Sebagai bentuk kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Paguyuban Pedagang Kayu Situ Aksan (PPKSA) menyalurkan bantuan bagi korban dan warga terdampak bencana longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Minggu (21/12/2025) dengan menyasar langsung lokasi pengungsian warga terdampak.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua PPKSA, Erna Hendrawan, didampingi jajaran pengurus. Bantuan diserahkan kepada para pengungsi yang saat ini berada di Kampung Sompok, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.

Pelaksana Tugas (PLT) Ketua PPKSA, Erna Hendrawan, mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan donasi dari anggota paguyuban serta warga sekitar Situ Aksan yang tergerak untuk membantu korban bencana alam.
“Alhamdulillah, kami mulai menggalang donasi sejak Minggu kemarin. Setelah dana dan bantuan terkumpul, hari ini langsung kami salurkan sebagai amanah dari warga dan anggota PPKSA,” ujar Hendrawan kepada awak media

Di tempat yang sama, Bendahara PPKSA, Priatna, menjelaskan bahwa penggalangan dana melibatkan jajaran pengurus, anggota paguyuban, Srikandi PPKSA, RW 01, RW 07 terpilih, serta partisipasi sejumlah donatur. Dana yang terkumpul kemudian dibelanjakan dalam bentuk kebutuhan pokok dan bantuan tunai.
“Bantuan yang kami salurkan antara lain beras sebanyak 350 kilogram, mi instan 16 dus, air mineral 20 dus, serta uang tunai sebesar Rp500 ribu sebagai kadeudeuh untuk para korban bencana,” ungkap Priatna.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban dan membawa manfaat bagi warga terdampak. “Semoga donasi yang kami akomodir, khususnya dari PPKSA, menjadi berkah bagi semua. Kami juga berharap para korban diberikan ketabahan dan bisa kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkasnya.
PPKSA menegaskan bahwa langkah cepat ini dilakukan agar bantuan dapat segera dirasakan oleh warga yang hingga kini masih berada dalam kondisi darurat. Menurut PPKSA, kepedulian terhadap korban bencana merupakan tanggung jawab bersama, tanpa memandang latar belakang profesi maupun kelompok.
“Ini bagian dari tanggung jawab sosial kita bersama. Sebagai sesama manusia, sudah sepatutnya kita saling membantu, terlebih saudara-saudara kita saat ini sedang tertimpa musibah,” ujar Hendrawan.

Bantuan yang diberikan diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka. PPKSA juga berharap kondisi di wilayah terdampak segera membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Diketahui, bencana longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, terjadi pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari, menyebabkan pergerakan tanah secara tiba-tiba.
Akibat longsor tersebut, material tanah menimbun sedikitnya enam rumah milik tujuh kepala keluarga (KK). Hingga kini, dilaporkan masih terdapat tiga warga yang belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Selain merusak rumah warga, longsor juga berdampak luas terhadap masyarakat sekitar. Tercatat sebanyak 762 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat, tetangga, maupun ke lokasi pengungsian sementara yang disediakan oleh pemerintah desa dan pihak terkait.
Material longsor juga menyebabkan banjir lumpur di Jalan Cikupa dengan ketinggian mencapai sekitar 40 sentimeter, sehingga sempat mengganggu akses dan aktivitas warga.
Penyaluran bantuan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk PPKSA, diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendukung pemulihan pascabencana serta memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Bandung. (Mustopa)




