Info Polisi

info polisi
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

KPK UNGKAP OTT BUPATI (ME) SUAP 500 JUTA DIDUGA NGALIR KE NOREK OKNUM BPK TEMUKAN KORUPSI PROYEK DI DISDIK

mustopa salim by mustopa salim
Juni 12, 2026
in Utama
0

INFOPOLISI.NET | MUARA ENIM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dan menahan Bupati Muara Enim (ME), serta 3 orang lainnya sebagai tersangka korupsi terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Penetapan dan penahanan para tersangka ini yang berawal dari peristiwa tangkap tangan KPK, diduga terkait dengan suap PBJ di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim. Selanjutnya, KPK berhasil mengamankan tersangka dan barang bukti senilai Rp1,9 Miliar.

KPK mengapresiasi peran serta masyarakat melalui pengaduan yang telah disampaikan. KPK juga mengimbau pemerintah daerah agar tetap akuntabel dalam pengelolaan anggaran, terutama yang berkaitan dengan sektor pendidikan yang menjadi tulang punggung integritas dan masa depan Indonesia.

Selain itu dalam pengungkapan kasus tersebut yang dikutip dari Melihat Indonesia, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan barang bukti yang diperoleh penyidik memiliki keterkaitan dengan perkara suap yang sebelumnya menjerat Edison. Dalam kasus tersebut, diketahui terdapat pemberian uang sebesar Rp500 juta dari pihak swasta kepada pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

“Sebagian lagi untuk dugaan pemberian suap yang berkaitan dengan temuan BPK,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

KPK menduga sebagian dana yang diterima Pemkab Muara Enim digunakan untuk menyuap pihak BPK, terkait hasil audit pengadaan smart board di lingkungan Disdik dan Kebudayaan setempat.

“Dugaan pemberian itu berkaitan dengan temuan BPK dalam pengadaan, salah satunya adalah smart TV yang kemarin sudah dijelaskan dalam konstruksi perkara,” ujar Budi.

Dalam pengembangan kasus, KPK mengamankan lima ASN oknum BPK melalui OTT yang dilakukan pada sejumlah lokasi di Jakarta dan Sumatera Selatan.
Operasi yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyidikan, tepatnya untuk menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang diduga terlibat.

Sebelumnya, KPK mengungkap modus yang digunakan dalam kasus ini. Bupati Muara Enim, Edison diduga memerintahkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, Abi Nurwardani untuk membuat rekening atau norek atas nama pihak lain guna menyamarkan aliran dana dari rekanan.

Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein menjelaskan bahwa dana tersebut diduga berasal dari marketing PT Millenium Solusi Abadi (MSA), Cory Erin Hardi, yang terkait dengan proyek pengadaan smart board tahun anggaran 2025.

“Saudara ABN selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menerima uang tunai sejumlah Rp500 juta dari CRH. Penerimaan dari pihak swasta tersebut diduga terkait pengadaan-pengadaan sebelumnya,” ujar Taufik.

KPK saat ini masih mendalami aliran dana serta keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut, termasuk dugaan suap yang berkaitan dengan hasil pemeriksaan BPK terhadap proyek pengadaan di Kabupaten Muara Enim. (Red)

 

Previous Post

Sinergi Akademis dan Penegakan Hukum, Polda Jabar Gandeng LPPM Unla Luncurkan Posko Pusat Studi Kepolisian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

KPK UNGKAP OTT BUPATI (ME) SUAP 500 JUTA DIDUGA NGALIR KE NOREK OKNUM BPK TEMUKAN KORUPSI PROYEK DI DISDIK

Sinergi Akademis dan Penegakan Hukum, Polda Jabar Gandeng LPPM Unla Luncurkan Posko Pusat Studi Kepolisian

Kapolda Jabar Terima Audiensi GAPENSI Jabar Bahas Persiapan Musda XIV

Tak Ada Celah Spekulasi, Kawal Pembuktian Mutlak Demi Jerat Terdakwa Ririn dengan Hukum Maksimal

KDM Jangan Kambinghitamkan Bawahan!

Hingga Kloter 14, 6.000 Jemaah Haji Jabar Sudah Pulang Lewat Kertajati

  TRENDING
KPK UNGKAP OTT BUPATI (ME) SUAP 500 JUTA DIDUGA NGALIR KE NOREK OKNUM BPK TEMUKAN KORUPSI PROYEK DI DISDIK Juni 12, 2026
Sinergi Akademis dan Penegakan Hukum, Polda Jabar Gandeng LPPM Unla Luncurkan Posko Pusat Studi Kepolisian Juni 11, 2026
Kapolda Jabar Terima Audiensi GAPENSI Jabar Bahas Persiapan Musda XIV Juni 11, 2026
Tak Ada Celah Spekulasi, Kawal Pembuktian Mutlak Demi Jerat Terdakwa Ririn dengan Hukum Maksimal Juni 11, 2026
KDM Jangan Kambinghitamkan Bawahan! Juni 11, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.