
INFOPOLISI.NET | SUKABUMI
Ricuh! Rakercab dan Pengukuhan Pengurus Cabang FKPPI Kabupaten Sukabumi yang dihadiri Bupati H Asep Jafar sempat memanas. Pasalnya gelar kegiatan itu berlangsung di Aula Pendopo Kabupaten Sukabumi, pada hari Minggu tanggal (21/12/2025).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Perwakilan Dandim 0607 Kapolres, dan Sekjen DPD FKPPI Provinsi Jabar.
Kericuhan tersebut kini menjadi viral atas tersebarnya video diberbagai grup media social WhatsApp dengan bermacam komentar dikatakan, Menurut info dari anggota fkppi anak purnawirawan asli, gara gara anak asli purnawirawan di keluarkan dari fkppi oleh ketua bodong dan abal-abal heri m terjadilah keributan. Saya khawatir anak pki masuk fkppi.
Simak Video Kericuhan Saat Kegiatan Rakercab dan Pelantikan Pengurus Baru DPC FKPPI Kabupaten Sukabumi ▶️▶️▶️
Lanjutnya, “Dari Ketiga Point tersebut diatas, saya beserta seluruh rekan rekan putra putri TNI POLRI dengan tegas akan melanjutkan menuntut balik agar Ketua DPC FKPPI Kabupaten Sukabumi hari ini juga diturunkan demi hukum, karena memang melanggar terkait Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga karena seharusnya Anggota itu berasal dari Keluarga TNI Polri,” jelasnya.
Bersama rekan-rekan seperjuangannya di FKPPI, berjumlah sekitar 15 orang di Aula Pendopo Bupati Kabupaten Sukabumi, berusaha untuk terus bermediasi, baik bertemu Ketua DPC FKPPI Kabupaten Sukabumi, DPD FKPPI Provinsi Jabar dan Pihak lainnya yang dapat membantu memberikan permasalahan tersebut diatas.
Joni Mahar rekan dari Sabarudin mengungkapkan, “Teamnya akan terus mengungkapkan kebenaran, agar semua pihak bisa duduk bareng dan tentunya bisa menjelaskan kebenaran ini, sehingga kedepannya DPC FKPPI Kabupaten Sukabumi, bisa lebih baik, maju dan bersih dalam berbagai hal,” jelasnya.
Haji Ahmad juga menambahkan, “Masalah ini bukan hanya milik Sabarudin, namun kita semua yang menginginkan transparansi, kebenaran serta kejelasan terkait berbagai hal selama ini, dan tentunya akan terus melakukan hal terbaik, biar bisa dimediasi Pembina kita di FKPPI yaitu Kodim dan Polres, tentunya harus benar-benar adil, agar bisa dimasa yang akan datang tidak terjadi hal seperti ini lagi,” tegasnya.
Sabarudin menutup wawancara bersama media, kembali menegaskan, “Jika tidak selesai juga secara kekeluargaan di Internal Organisasi, terkait permasalahan ini, maka saya akan lanjutkan sampai tuntas terkait 3 hal tersebut diatas, sampai benar-benar tuntas, bisa jadi sampai ke arah hukum akan dilakukan, karena ini menyangkut kehormatan diri, marwah keluarga dan juga tentu Organisasi FKPPI itu sendiri,” pungkasnya.
Sampai berita ini diturunkan, belom ada klarifikasi dari Ketua DPC FKPPI Kabupaten Sukabumi, terkait akar permasalahan tersebut diatas.
(Red)



