INFOPOLISI.NET | KAB. BANDUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (KSarbumusi) Kabupaten Bandung resmi dikukuhkan dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat pada Sabtu, 25 April 2026. Kegiatan tersebut digelar di D3 Resto dan Cafe, Jalan Raya Pangalengan No.596, Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi buruh berbasis nilai keislaman di tingkat daerah. Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua DPW KSarbumusi Jawa Barat, KH. Asep Saepudin Acil, yang akrab disapa Kang Acil.
Dalam sambutannya, Kang Acil menegaskan bahwa keberadaan KSarbumusi bukan sekadar organisasi formal, melainkan wadah perjuangan yang memiliki tanggung jawab moral untuk membela hak-hak pekerja. Ia menekankan pentingnya perjuangan buruh yang dilakukan secara adil, bermartabat, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.
“Buruh bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek utama yang harus diperjuangkan hak dan kesejahteraannya. KSarbumusi hadir untuk memastikan perjuangan itu berjalan secara terarah, beretika, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam,” ujar Kang Acil di hadapan para peserta.
Acara pengukuhan ini dihadiri oleh 28 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus, anggota KSarbumusi, serta perwakilan dari Lembaga Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LBH NU) Kabupaten Bandung.
Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi yang mulai terbangun antara organisasi buruh dengan lembaga advokasi hukum.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, yang tidak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga ajang konsolidasi awal untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat cabang.

Adapun susunan kepengurusan DPC KSarbumusi Kabupaten Bandung yang telah resmi dikukuhkan terdiri dari:
Ketua: Gungun (Kang Abes)
Sekretaris: Rulli Gitara (Kang Ojan)
Bendahara: Amalia
Bendahara: Imas Maesaroh
Gungun Ruhyat (Abes) yang dikukuhkan sebagai ketua KSarbumusi Kab. Bandung menyatakan, dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, KSarbumusi Kabupaten Bandung diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan buruh yang aktif, responsif, dan solutif terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan di wilayah tersebut.
Selain itu, organisasi ini juga diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah, sehingga tercipta hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.” Ujar Gungun
Ke depan, KSarbumusi Kabupaten Bandung berkomitmen untuk memperkuat advokasi, meningkatkan kapasitas anggota, serta mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan buruh.
“Langkah ini dinilai penting, mengingat dinamika dunia kerja yang terus berkembang dan menuntut kehadiran organisasi yang adaptif serta memiliki keberpihakan yang jelas,” tandasnya.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi titik awal bagi KSarbumusi Kabupaten Bandung untuk mengambil peran strategis dalam memperjuangkan hak-hak pekerja secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat nilai solidaritas dan keadilan sosial di tengah masyarakat. (Mustopa)




