Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi

Lombok Timur Jadi Titik Merah Perkawinan Anak, Ribuan Kasus Jadi Alarm bagi Pemerintah

Redaktur IT by Redaktur IT
September 15, 2025
in Pemerintahan
0

INFOPOLISINET I LOMBOK TIMUR – 13 September 2025 – Kasus perkawinan anak di bawah usia 19 tahun di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, dengan Lombok Timur sebagai daerah dengan jumlah kasus tertinggi. Data resmi mencatat lebih dari 14 ribu kasus perkawinan anak di NTB, di mana Lombok Timur menyumbang sekitar 4.082 kasus.

Situasi ini menjadi peringatan serius bahwa upaya penanganan yang selama ini dilakukan belum optimal. Sekretaris Daerah Lombok Timur, Juaini Taofik, mengungkapkan bahwa meskipun pemerintah daerah telah menerapkan sejumlah aturan seperti peraturan daerah (perda), peraturan bupati (perbup), dan peraturan desa (perdes), implementasinya masih jauh dari harapan.

“Penanganan masalah ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah saja. Tokoh masyarakat, agama, dan para dai harus ikut aktif menyuarakan bahaya perkawinan anak, termasuk dalam setiap ceramah keagamaan,” ujar Juaini.

Sementara itu, Direktur Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM), Ririn Hayudiani, menegaskan bahwa perkawinan anak adalah bentuk nyata perampasan hak anak atas pendidikan, kesehatan, dan masa depan yang lebih baik. Ia menyoroti peran penting kepala desa dalam mengawasi dan mencegah praktik ini karena mereka paling memahami kondisi di lapangan.

“Pemerintah desa harus bertindak tegas. Jangan tutup mata terhadap praktek perkawinan anak. Siapa pun yang memfasilitasi ini dapat dikenai sanksi pidana sesuai Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dengan ancaman kurungan hingga 9 tahun dan denda Rp100 juta,” jelas Ririn.

Ririn juga mengingatkan bahwa perkawinan anak bukan hanya pelanggaran administratif, melainkan bentuk kekerasan seksual yang berdampak luas mulai dari risiko kesehatan, stunting pada anak, kemiskinan berkelanjutan, hingga meningkatnya angka kematian ibu dan bayi.

“Anak-anak yang menikah dini sering kali menghadapi trauma fisik dan mental yang berat. Tubuh mereka belum siap untuk kehamilan dan persalinan, sehingga risiko kecacatan permanen pun mengintai,” tambahnya.

Dengan angka kasus yang terus tinggi, Ririn menegaskan bahwa peraturan daerah yang ada harus segera diperkuat dan sinkron dengan UU TPKS. Pengawasan oleh masyarakat dan aparat desa menjadi kunci agar bencana perkawinan anak ini bisa dicegah sebelum semakin meluas.(M.D.N)

Previous Post

Polri Untuk Masyarakat : Polsek Rambang Polres Muara Enim Berbagi Nasi Kotak Dalam Rangka Jumat Berkah

Next Post

Menteri Transmigrasi Bawa “Emas Baru” untuk Lombok Timur, Namun Tantangan Lama Masih Menggunung

Next Post

Menteri Transmigrasi Bawa “Emas Baru” untuk Lombok Timur, Namun Tantangan Lama Masih Menggunung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Wujud Empati dan Soliditas Kemitraan, Kabid Humas Polda Jabar Bertakziah atas Wafatnya Ibunda Remy Suryadi (Wartawan Koran Gala)

Hari Olahraga (Haornas) Pemkot Bandung Bertekad Olahraga Sebagai Kehidupan Bagian dari Kota Bandung.

Perkokoh Sinergitas TNI-Polri, Wakapolda Jabar Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodam III/Siliwangi

Polda Jabar Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Pusenif TNI AD, Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi

Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Bantu Proses Pembangunan Jembatan Merah Putih Di Majalengka

  TRENDING
Wujud Empati dan Soliditas Kemitraan, Kabid Humas Polda Jabar Bertakziah atas Wafatnya Ibunda Remy Suryadi (Wartawan Koran Gala) Oktober 7, 2026
Oktober 7, 2026
Hari Olahraga (Haornas) Pemkot Bandung Bertekad Olahraga Sebagai Kehidupan Bagian dari Kota Bandung. Oktober 7, 2026
Perkokoh Sinergitas TNI-Polri, Wakapolda Jabar Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodam III/Siliwangi Oktober 5, 2026
Polda Jabar Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Pusenif TNI AD, Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Oktober 5, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.