Foto/Dok: Bentrokan Dua Massa di Sukahaji, Babakan Ciparay, Kota Bandung kembali mencekam, pagi bentrok di lokasi Lahan Sukahaji dan sore berlanjut di jalan Terusan Pasirkoja Lampu Merah Simpang Lima, Rabu 3 Desember 2025
INFOPOLISI.NET | BANDUNG — Ketegangan kembali memuncak di kawasan lahan Sukahaji, Kota Bandung, bentrokan antara warga yang masih bertahan di lokasi dengan kelompok yang mengklaim sebagai pemilik lahan pecah pada Rabu sekitar pukul 10.00 WIB. Kericuhan dipicu oleh masuknya alat berat buldozer ke area yang menurut warga masih menjadi tempat tinggal dan aktivitas mereka.
Menurut keterangan di lapangan, warga yang bertahan berupaya menghentikan pergerakan alat berat tersebut. Upaya penolakan itu berkembang menjadi bentrokan terbuka ketika kedua kelompok saling serang menggunakan berbagai benda seperti kayu, petasan, hingga benda tajam. Insiden ini menyebabkan beberapa orang dari kedua pihak mengalami luka-luka.

Polisi Bergerak Cepat Meredam Kericuhan
Aparat gabungan dari Polsek Babakan Ciparay, Polrestabes Bandung, dan Polda Jabar segera diterjunkan ke lokasi. Polisi melakukan upaya pemisahan massa, mengamankan area bentrokan, serta menutup akses masuk ke lokasi lahan guna mencegah massa tambahan.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, menjelaskan bahwa situasi sempat terkendali sekitar pukul 13.00 WIB setelah aparat berhasil memisahkan kedua kelompok.

“Situasi sempat melandai. Akses masuk ke lokasi kami tutup sementara agar tidak terjadi benturan ulang,” ujar Budi Sartono kepada media.
Namun ketegangan kembali mencuat di ruas jalan sekitar kawasan tersebut. Bentrokan bergeser dengan aksi saling lempar batu dan petasan. Massa juga memblokir jalan sehingga menimbulkan kemacetan panjang karena kendaraan tidak dapat melintas.
Polisi kemudian membuka blokade jalan dan memadamkan sejumlah titik api sisa kericuhan. Hingga sore hari, petugas masih disiagakan di beberapa titik, terutama di sekitar Taman Sakura dan perempatan kawasan Sukahaji.

Kapolrestabes: Kondisi Berangsur Kondusif, Polisi Tetap Siaga
Kombes Pol Budi Sartono menyebut bahwa kedua kelompok akhirnya membubarkan diri setelah mendapat himbauan dari aparat.
“Sekarang sudah kondusif. Kedua pihak telah kembali ke tempat masing-masing. Dari warga sudah masuk ke dalam, pihak yang mengaku pemilik lahan juga sudah bubar, dan tidak ada lagi pergerakan,” jelasnya.
Meski demikian, aparat masih disiagakan untuk memastikan tidak terjadi bentrokan lanjutan.
“Kami tetap standby di sekitar Taman Sakura dan titik-titik strategis untuk menjaga situasi tetap aman. Beberapa orang dari kedua belah pihak mengalami luka-luka akibat lemparan batu, dan akses jalan sebelumnya sempat terganggu,” tambahnya. (Red)



