Inpol – KBB | Seorang warga kawasan hunian Kota Baru Parahyangan (KBP), Padalarang, mengeluhkan penurunan sistem keamanan lingkungan setelah menjadi korban pelecehan seksual saat berolahraga lari pagi. Keluhan tersebut disampaikan oleh akun Threads @xaviera_aurora dan mendadak viral di media sosial.


Kronologi Kejadian Pelecehan di Kawasan KBP
Melalui unggahannya, korban menceritakan insiden pelecehan fisik yang dialaminya di dekat pertigaan Parahyangan Golf. Kejadian bermula saat korban sedang lari pagi. Seorang pengendara sepeda motor yang tidak dikenal melaju perlahan mendekati korban, lalu memutar balik kendaraan dan langsung meremas bagian sensitif korban.
Korban menyoroti hilangnya pos pengamanan satpam di area pertigaan Parahyangan Golf yang dinilai memperbesar celah terjadinya aksi kejahatan di kawasan tersebut. Korban juga mengaku pernah mengalami kekerasan seksual secara verbal (catcalling) saat berolahraga di sekitar kawasan CBCS.
Sorotan Terhadap Iuran IPL dan Keamanan Kawasan
Penghuni yang telah menetap sejak tahun 2007 ini menyatakan rasa kecewanya terhadap pihak pengelola kawasan Kota Baru Parahyangan. Ia mempertanyakan efektivitas pelayanan fasilitas publik dan pengamanan kawasan yang dinilai terus menurun, padahal iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) yang dibayarkan warga selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya.
Selain masalah kejahatan dan pelecehan seksual, warga juga mengeluhkan kurangnya ketegangan pengelola dalam menangani aktivitas pembakaran sampah sembarangan yang dilakukan oleh warga luar kawasan KBP. Aktivitas tersebut dinilai merusak kenyamanan serta kualitas udara di lingkungan perumahan.
Unggahan ini memicu keprihatinan publik dan desakan dari sesama penghuni agar pengelola Kota Baru Parahyangan segera meningkatkan kembali sistem pengawasan, mendirikan pos keamanan darurat, serta memperketat patroli rutin di area-area rawan demi keselamatan warga.




