Info Polisi

  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

Nasib Tragis PMI Asal Cianjur – Jawa Barat Yang Ingin untuk Pulang ke Tanah Air, Karena Disekap, Disiksa dan Tidak Digaji

inpol by inpol
Juli 31, 2025
in Sorotan
0
Nasib Tragis PMI Asal Cianjur – Jawa Barat Yang Ingin untuk Pulang ke Tanah Air, Karena Disekap, Disiksa dan Tidak Digaji

INFOPOLISI.NET | JAWA BARAT – Nasib tragis menimpa seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Cianjur yang diberangkatkan secara ilegal ke Arab Saudi. Korban kini hidup dalam teror, tak digaji selama berbulan-bulan, disiksa oleh anak majikan yang diduga ODGJ, dan disekap tanpa bisa pulang ke Tanah Air.

Ironisnya, keberangkatannya dilakukan oleh oknum penyalur gelap yang menjanjikan pekerjaan di Oman namun berakhir di Abha, Arab Saudi — tanpa dokumen sah, tanpa perlindungan hukum.

*Laporan Dibawa ke Bareskrim! Penyalur Ilegal Dikejar Hukum*

Kuasa hukum korban, Niko Apriliandi, S.H., menegaskan bahwa kasus ini sudah dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang Bareskrim Polri pada 15 Juli 2025.

“Ini bentuk nyata tindak pidana perdagangan orang. Kami menuntut pertanggungjawaban hukum seberat-beratnya terhadap para pelaku!” tegasnya.

Tak hanya itu, pihak kuasa hukum juga melayangkan surat resmi ke Kementerian Luar Negeri RI agar korban segera dipulangkan karena tidak ada niat baik dari pihak penyalur ilegal.

*Modus Licik: Dijanjikan Kerja di Oman, Dikirim ke Arab Saudi*

Korban awalnya dijanjikan bekerja di Oman oleh seorang wanita berinisial ANS. Pada 1 Februari 2025, korban diperkenalkan dengan WNA Oman di sebuah villa mewah di Puncak, Cipanas — yang menjadi titik awal mimpi buruknya.

“Ada dua orang yang membawa korban AGS dari Cibeber, Cianjur, dan SMI dari Sukabumi. Keduanya membawa korban ke rumah ANS. Di situlah skenario pemberangkatan ilegal dimulai,” ungkap Niko.

Alih-alih ke Oman, korban justru dikirim ke Kota Abha, Arab Saudi secara diam-diam dan tanpa dokumen kerja resmi.

*Siksaan Brutal, Gaji Ditahan, dan Disekap!*

Kondisi kerja korban di Arab Saudi benar-benar tidak manusiawi. Dalam video testimoni yang dikirimkan dari lokasi, korban mengungkap berbagai pelanggaran dan kekerasan:

1. Pekerjaan dikerjai sendirian, padahal dijanjikan bekerja dengan dua orang.

2. Disiksa oleh anak majikan yang diduga mengalami gangguan jiwa.

3. Gaji tak kunjung dibayarkan selama hampir 3 bulan.

4. Dilarang pulang kecuali membayar “uang ganti rugi”, yang jelas-jelas bentuk penyekapan dan eksploitasi.

“Korban mengalami tekanan psikis dan fisik luar biasa. Ia menderita dan sangat ingin pulang ke Indonesia,” kata Niko.

*Desakan Serius ke Pemerintah: Segera Pulangkan! Tangkap Pelaku!*

Kuasa hukum mendesak Kementerian Luar Negeri, BNP2TKI, dan Kepolisian RI untuk segera bertindak cepat menyelamatkan nyawa korban.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini bentuk kejahatan kemanusiaan. Harus ditindak tegas!” tegas Niko.

Niko juga mengungkapkan bahwa hingga kini dirinya sudah dua kali datang langsung ke Bareskrim Polri dan melakukan komunikasi dengan pihak Kemenlu. Namun, respons dari kedua instansi tersebut masih belum optimal.

Yang lebih memprihatinkan, ponsel korban saat ini telah dirampas oleh pihak majikan, membuat komunikasi dengan keluarga maupun pihak hukum menjadi terputus.

“Kami mohon agar pihak pemerintah segera berkoordinasi lebih intens. Ini menyangkut nyawa dan hak hidup warga negara,” kata Niko penuh harap.

 

“Ini bukan hanya soal pelanggaran prosedur. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Apakah negara akan terus diam?” ujar Niko.

*Darurat Perdagangan Orang — Satu Lagi Anak Bangsa Terjerat Neraka Modus Bodong*

Kasus ini menjadi alarm keras atas maraknya praktik penyaluran ilegal tenaga kerja Indonesia. Di balik janji manis kerja luar negeri, tersembunyi jaringan sindikat yang mengorbankan nyawa dan masa depan anak bangsa.

Negara, aparat, dan publik ditantang untuk tidak hanya melihat, tapi bertindak cepat. Sebelum satu lagi korban pulang dalam peti jenazah.(Red)

Previous Post

Jelang HUT RI ke- 80 Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kec. Babakan Ciparay Giat Membersihkan Lingkungan

Next Post

Kapolres Ogan Ilir Berikan Bantuan Kursi Roda dan Sembako kepada Anak Disabilitas di Tanjung Batu

Next Post

Kapolres Ogan Ilir Berikan Bantuan Kursi Roda dan Sembako kepada Anak Disabilitas di Tanjung Batu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Pelapor Desak Gelar Perkara Bandar Narkoba Ancam Pembunuhan Wartawan Senior Agar Segera Ditahan Polresta Sukabumi

Polisi Sita 115 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Polisi Gerak Cepat Datangi Lokasi Penemuan Mayat Bayi Laki-laki di Sungai Cigarunggang Kawali Ciamis

Dir Lantas Polda Jabar Cek Jalur Arteri Selatan, Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Kondisi Lalu Lintas Jelang Operasi Ketupat Lodaya 2026

Patroli Raimas Satgas Preventif Polisi Gagalkan Tawuran di Perbatasan Desa Cangkring dan Desa Babadan, Enam Remaja diamankan

Pekerjaan Penataan Area Mall Sosoro Eksekutif Merak Disorot, Penerapan K3 Dinilai Minim

  TRENDING
Pelapor Desak Gelar Perkara Bandar Narkoba Ancam Pembunuhan Wartawan Senior Agar Segera Ditahan Polresta Sukabumi Januari 18, 2026
Polisi Sita 115 Botol Miras Hasil Razia Pekat Januari 17, 2026
Polisi Gerak Cepat Datangi Lokasi Penemuan Mayat Bayi Laki-laki di Sungai Cigarunggang Kawali Ciamis Januari 17, 2026
Dir Lantas Polda Jabar Cek Jalur Arteri Selatan, Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Kondisi Lalu Lintas Jelang Operasi Ketupat Lodaya 2026 Januari 17, 2026
Patroli Raimas Satgas Preventif Polisi Gagalkan Tawuran di Perbatasan Desa Cangkring dan Desa Babadan, Enam Remaja diamankan Januari 17, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.