INFOPOLISI.NET I MANDALIKA, NTB – Jelang digelarnya ajang balap dunia Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) meningkatkan pengamanan di area strategis, khususnya di Gate-1 atau pintu masuk utama kawasan sirkuit.
Pada Jumat pagi, 3 Oktober 2025, sekitar pukul 08.50 WITA, personel gabungan dari Polda NTB yang tergabung dalam Operasi Mandalika Rinjani 2025 melaksanakan pemeriksaan intensif terhadap orang dan barang yang masuk ke kawasan tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan keamanan seluruh pengunjung dan kelancaran jalannya acara internasional tersebut.
Pengamanan di lapangan dipimpin langsung oleh perwira pengendali (Padal) pos pengamanan zona tengah, bersama sejumlah personel yang mendapat surat perintah tugas (sprin). Selain itu, turut hadir pula Kasatgas BKO Mabes Polri, Kombes Pol. Aditia Suryadarma, S.I.K., M.H., yang melakukan pengecekan langsung ke lokasi pengamanan.
Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi di Gate-1 dilaporkan dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa pengamanan ketat ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pihak kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta wisatawan yang hadir di Mandalika.
“Kami ingin setiap pengunjung MotoGP Mandalika merasa aman dan tenang saat menyaksikan balapan. Pemeriksaan yang dilakukan di pintu masuk merupakan langkah pencegahan, bukan sekadar formalitas,” ujar Kombes Kholid.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut serta menjaga keamanan dan tertib selama gelaran berlangsung.
“Ajang ini membawa nama baik Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kelancaran event ini dengan menaati aturan, menjaga sikap, dan bekerja sama dengan aparat keamanan,” tambahnya.
Gelaran MotoGP Mandalika 2025 tidak hanya menjadi hiburan olahraga, tetapi juga diharapkan mampu mendongkrak pariwisata dan ekonomi daerah. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama agar perhelatan ini berjalan sukses, aman, dan berkesan di mata dunia.(M.D.N)




