Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

EN LMND Minta Moratorium Semua Izin Perkebunan Penyebab Banjir Sumatera ‎

Redaktur IT by Redaktur IT
Desember 6, 2025
in Utama
0

INFOPOLISI,NET | JAKARTA – Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) menegaskan bahwa bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan konsekuensi langsung dari praktik pembangunan yang mereka sebut sebagai “Serakahnomics” sebuah model ekonomi rakus yang digerakkan oleh imperialisme, oligarki, dan birokrat korup.
‎
Menurut EN-LMND, Serakahnomics bekerja melalui ekspansi industri ekstraktif tak terkendali yang mengutamakan keuntungan kelompok elite, dari korporasi besar hingga pejabat yang memfasilitasi perizinan, sambil mengabaikan keselamatan ekologis dan ruang hidup rakyat.

Pembukaan lahan sawit, operasi tambang, dan berbagai eksploitasi lain di kawasan hulu dinilai merusak penyangga lingkungan, menghilangkan resapan air, serta memperparah sedimentasi sungai.
‎

‎Dampak bencana ini terbilang sangat besar.

Data BNPB mencatat lebih dari 750 warga meninggal, 650 orang masih hilang, dan 3,3 juta penduduk terdampak.

Tim SAR juga mengevakuasi lebih dari 33 ribu warga, angka yang masih berpotensi meningkat seiring terbukanya akses ke daerah terisolasi.

‎EN-LMND menekankan bahwa curah hujan ekstrem hanyalah pemicu teknis.

Penyebab utamanya adalah kombinasi kekuatan imperialisme yang mendorong ekstraksi sumber daya, oligarki yang menguasai lahan dan investasi, serta birokrasi korup yang memberi izin tanpa pengawasan ketat.
‎
‎“Banjir ini lahir dari kerakusan yang dilegalkan melalui praktik Serakahnomics yaitu imperialisme, oligarki, dan birokrat korup yang menghancurkan lingkungan.

Selama model pembangunan ini dipertahankan, rakyat akan terus menjadi korban,” tegas Wakil Ketua Umum Dalam Negeri EN-LMND, Agung Trianto pada Rabu,03 Desember 2025.
‎
‎Ia juga mengecam negara yang dinilai terlalu lemah menghadapi kepentingan korporasi.

“Negara tidak boleh terus menjadi penonton ketika ruang hidup rakyat dirampas oleh kaum Serakahnomics” ujarnya.
‎
‎EN-LMND mendesak pemerintah mengambil langkah struktural jangka panjang, bukan hanya merespons darurat.

Mereka menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan penting, tetapi akar masalah sistemik tidak boleh diabaikan.

‎Adapun tuntutan utama EN-LMND Meliputi:
‎
‎Moratorium total izin baru industri ekstraktif dan perkebunan sawit skala besar di kawasan hulu dan wilayah rawan bencana.
‎
‎Audit lingkungan menyeluruh dan penindakan tegas terhadap perusahaan pelanggar.
‎
‎Restorasi ekologis segera pada DAS kritis dan pemulihan kawasan lindung.
‎
‎Penataan ulang tata ruang berbasis kerentanan iklim.
‎
‎Percepatan reforma agraria untuk mengurangi ketimpangan penguasaan lahan yang menjadi lahan basah oligarki.
‎
‎Transparansi penuh atas izin, AMDAL, dan kepatuhan perusahaan.

‎Penegakan hukum tanpa kompromi terhadap korporasi perusak lingkungan.

‎Seruan bangun persatuan nasional lawan kaum Serakahnomics dan Menangkan Pancasila.

‎‎EN-LMND menegaskan bahwa tanpa perubahan mendasar dalam arah kebijakan pembangunan, bencana serupa akan terus mengancam wilayah Sumatera dan daerah lain di Indonesia.(Kadim/rills)

Previous Post

Peringati HUT Ke-64, Kowad Kodam II/Swj Gelar Donor Darah : Bentuk Kepedulian Kepada Sesama

Next Post

FKDM Dukung Penertiban Kawasan Bermasalah di Jabar

Next Post
FKDM Dukung Penertiban Kawasan Bermasalah di Jabar

FKDM Dukung Penertiban Kawasan Bermasalah di Jabar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Bisnis Gelap Benih Lobster Dibongkar Polisi, Tiga Tersangka Terancam Jerat TPPU

Polisi Amankan TKP Kebakaran Material Kayu di Blok Kalisana

Lima DPC KAI Jawa Barat Resmi Dilantik, Teguhkan Komitmen Profesionalisme dan Pengabdian Hukum

MOMENTUM HARI JUANG POLRI 2026, KAPOLRES INGATKAN PERSONEL PROFESIONAL JAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT BERIKAN P3 TERBAIK DI SUKABUMI KOTA

PWI Sumsel Buka Program Reaktivasi KTA, Anggota yang Sudah Tidak Aktif Bisa Kembali Bergabung

Kenang Sejarah Proklamasi Polisi, Polda Sumsel Peringati Hari Juang Polri 2026

  TRENDING
Bisnis Gelap Benih Lobster Dibongkar Polisi, Tiga Tersangka Terancam Jerat TPPU Agustus 22, 2026
Polisi Amankan TKP Kebakaran Material Kayu di Blok Kalisana Agustus 22, 2026
Lima DPC KAI Jawa Barat Resmi Dilantik, Teguhkan Komitmen Profesionalisme dan Pengabdian Hukum Agustus 22, 2026
MOMENTUM HARI JUANG POLRI 2026, KAPOLRES INGATKAN PERSONEL PROFESIONAL JAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT BERIKAN P3 TERBAIK DI SUKABUMI KOTA Agustus 22, 2026
PWI Sumsel Buka Program Reaktivasi KTA, Anggota yang Sudah Tidak Aktif Bisa Kembali Bergabung Agustus 22, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.