Info Polisi

  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

TIM BARESKRIM POLRI TURUN TANGAN, PERIKSA KASUS KERACUNAN MBG 2.202 SISWA SMKN 1 CIBADAK & 32 SISWA CIDOLOG SUKABUMI

kontributor by kontributor
September 25, 2025
in Utama
0

INFOPOLISI.NET | SUKABUMI

Tim Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Ekonomi Khusus (Pideksus) Bareskrim Polri dikabarkan turun tangan langsung terkait kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) para penerima manfaat siswa pelajar SMKN 1 Cibadak, dan puluhan siswa dari berbagai unit sekolah di Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi, pada beberapa waktu lalu.
Pasalnya kasus keracunan MBG yang dibagikan oleh pihak SPPG, kini masih berlanjut dilakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan melalui proses Uji Lab Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Hal itu menurut informasi tirto.id yang dikutip oleh infopolisi.net, kasus dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan siswa penerima manfaat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dua kecamatan berbeda, tepatnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kasus tersebut kini mendapat atensi serius dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Ketua Tim Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Ekonomi Khusus (Pideksus) Bareskrim Polri, Kombes Pol Nasriadi menyebutkan telah melakukan pengecekan dan investigasi mendalam di dua Sentra Pelayanan Program Bergizi Gratis (SPPG) yang diduga menjadi sumber keracunan, yaitu di Kecamatan Cidolog dan Kecamatan Cibadak.

“Insiden keracunan pertama terjadi pada Rabu, 6 Agustus 2025 lalu, yang menimpa 32 siswa dari lima unit sekolah berbeda (PAUD Cikadu, MI Cikadu, SDN Puncak Batu, PAUD Puspasari, dan SDN Tegallega) di Kecamatan Cidolog. Para siswa yang menyantap menu nasi kuning, telor dadar iris, acar, oreg tempe, dan semangka ini mulai merasakan gejala pusing, mual, dan diare pada siang hari,” jelas Nasriadi pada Rabu (24/09/2025).

Hasil pemeriksaan mikrobiologi terhadap sampel makanan di SPPG Yayasan Bangun Bangsa Bersama Cidolog menemukan sejumlah mikroba berbahaya.
Pada makanan tempe orek ditemukan bakteri Enterobacter clocae. Pada telur dadar ditemukan bakteri Macrococcus caseolyticus dan pada buah semangka ditemukan jamur patogen Coccidiodes immitis.

Tim asistensi juga menemukan kondisi sanitasi dan higienitas yang memprihatinkan di lokasi SPPG, termasuk: Bahan baku dan buah-buahan yang reject masih disimpan bercampur dengan yang layak.

“Tangki air keruh dan berjamur yang belum pernah dibersihkan, mengindikasikan kualitas air yang tidak higienis untuk pengolahan makanan,” kata Nasriadi.

SPPG Cibadak: 69 Siswa Korban, Menunggu Hasil Uji Lab Dinkes

Kasus keracunan kedua terjadi di Kecamatan Cibadak, menimpa 69 siswa SMKN 1 Cibadak dari total 2.202 penerima manfaat MBG pada Kamis, 11 September 2025. Siswa yang mengonsumsi menu nasi putih, telor ceplok bumbu kalio, tumis tahu + kacang panjang, buah jeruk, dan susu UHT Dancow mulai merasakan gejala serupa (pusing, mual, nyeri perut, dan diare) pada sore hingga malam hari.

Pengecekan di SPPG Yayasan Relawan Ruang Peduli Cibadak juga menemukan masalah sanitasi, seperti bahan baku yang reject masih digabung dengan bahan baku yang akan diolah, lokasi pembuangan sampah berdekatan dengan ruang pencucian bahan baku dan tidak adanya filter air dari toren ke pemakaian akhir. Namun, kesimpulan resmi mengenai penyebab keracunan di Cibadak masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Penjelasan Polri Peringatan Keras Soal Standar Kebersihan

Nasriadi menegaskan pentingnya standar operasional dan kebersihan yang ketat dalam program yang melibatkan hajat hidup banyak orang, terutama anak-anak.

“Hasil asistensi di SPPG Cidolog jelas menunjukkan bahwa keracunan disebabkan oleh adanya bakteri Enterobacter clocae, Macrococcus caseolyticus, dan jamur Coccidiodes immitis, yang diperparah oleh kualitas air yang kurang higienis saat penanganan pengolahan makanan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa temuan di dua lokasi tersebut menjadi peringatan keras bagi semua penyelenggara program MBG.

“Temuan kami, mulai dari bahan baku reject yang dicampur, kebersihan tangki air yang tidak terjamin, hingga lokasi sampah yang berdekatan dengan area pencucian, menunjukkan rendahnya kesadaran higienitas yang dapat mengakibatkan kontaminasi serius,” tegasnya.

Seluruh korban keracunan di dua kasus ini telah ditangani oleh tim medis Puskesmas setempat dan dilaporkan dalam kondisi membaik tanpa perlu rawat inap.

(121ck/FKR)

Previous Post

Gerakan Wakaf Uang: Kemenag Jabar Optimis Jadi Model Nasional

Next Post

Kasdim 0418/Palembang Ikuti Rakor Kesiapan Upacara HUT TNI ke-80 di Makorem 044/Gapo

Next Post
Kasdim 0418/Palembang Ikuti Rakor Kesiapan Upacara HUT TNI ke-80 di Makorem 044/Gapo

Kasdim 0418/Palembang Ikuti Rakor Kesiapan Upacara HUT TNI ke-80 di Makorem 044/Gapo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Wabub Sukabumi Terima Tim Evaluasi Program Sekolah Rakyat Triwulan I Tahun 2026, Salah Satu Program Asta Cita Presiden

Farhan: Pasien Ditolak, Direktur RS Saya Sikat

Polda Jabar Bongkar Gudang Suntik LPG Subsidi di Kabupaten Bandung, 2 Orang Jadi Tersangka

Polda Jabar Pastikan Proses Identifikasi Jenazah Korban Longsor Cisarua Tetap Berjalan Hingga Selesai

Penyalahgunaan LPG Subsidi, Dua Tersangka Dijerat Pasal UU Migas

LAGI, DITRESKRIMSUS POLDA GORONTALO SERAHKAN TERSANGKA TP KORUPSI JALAN NANI WARTABONE

  TRENDING
Wabub Sukabumi Terima Tim Evaluasi Program Sekolah Rakyat Triwulan I Tahun 2026, Salah Satu Program Asta Cita Presiden Februari 11, 2026
Farhan: Pasien Ditolak, Direktur RS Saya Sikat Februari 11, 2026
Polda Jabar Bongkar Gudang Suntik LPG Subsidi di Kabupaten Bandung, 2 Orang Jadi Tersangka Februari 11, 2026
Polda Jabar Pastikan Proses Identifikasi Jenazah Korban Longsor Cisarua Tetap Berjalan Hingga Selesai Februari 11, 2026
Penyalahgunaan LPG Subsidi, Dua Tersangka Dijerat Pasal UU Migas Februari 11, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.