Foto/Dok: KUA Kecamatan Andir dalam kegiatan Jalan Sehat Fun Walk Memperingati Hari Amal Bakti (HAB) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), Kompleks Tahura Jalan Ir. H. Juanda No. 99, Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Selasa (23/12/2025).
INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 dengan menggelar kegiatan gerak jalan sehat Fun Walk yang berlangsung di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), Kompleks Tahura Jalan Ir. H. Juanda No. 99, Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Selasa (23/12/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Tidak hanya diikuti oleh jajaran internal Kemenag, acara ini juga menjadi ruang silaturahmi antar aparatur negara serta sarana edukasi pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Andir, Munir Nurhakim, S.Ag, dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa peringatan HAB ke-80 kali ini memiliki makna yang sangat luar biasa. Menurutnya, kegiatan Fun Walk bukan sekadar olahraga, melainkan bentuk nyata kepedulian Kementerian Agama terhadap kesehatan dan kebersamaan seluruh jajarannya.
“Dalam memperingati Hari Amal Bakti ke-80 ini, kegiatan yang digelar sangat luar biasa dan benar-benar dinikmati oleh semua peserta. Gerakan jalan sehat Fun Walk ini sangat penting untuk menjaga kesehatan sekaligus menyegarkan semangat kita sebagai aparatur negara,” ujar Munir.

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia penyelenggara yang telah menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat. Menurutnya, momentum seperti ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat silaturahmi dan koordinasi antarpegawai di lingkungan Kementerian Agama.
“Pertama, kita bisa bersilaturahmi dengan rekan-rekan, saling menyapa satu sama lain. Momentum seperti inilah yang harus kita pertahankan. Nilai-nilai kebersamaan ini akan meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja kita sebagai Aparatur Sipil Negara,” tambahnya.
Lebih lanjut, Munir menegaskan bahwa HAB bukan hanya peringatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas nilai-nilai pengabdian, spiritualitas, dan pelayanan yang selama ini melekat pada Kementerian Agama. Oleh karena itu, kegiatan positif seperti Fun Walk dinilai perlu terus dipertahankan dan dikembangkan di tahun-tahun mendatang.

“Dengan kegiatan ini, kita bisa membangun koordinasi yang sifatnya positif. Harapan saya, kegiatan seperti ini tetap dipertahankan agar HAB terus eksis dan bisa dinikmati bukan hanya oleh internal, tetapi juga eksternal, yakni masyarakat luas. Karena sejatinya HAB ini adalah hajat kita semua,” tegasnya.
Tidak hanya fokus pada internal, KUA Kecamatan Andir juga menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial. Dalam rangkaian peringatan HAB ke-80 ini, KUA Andir berencana menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) yang akan diperuntukkan bagi warga Kecamatan Andir.
“Kami akan mengadakan pembagian bakti sosial bagi warga Andir. Ini sebagai bentuk kepedulian kami, agar peringatan HAB tidak hanya dirasakan oleh internal KUA atau ASN saja, tetapi juga bisa dinikmati oleh masyarakat secara luas,” jelas Munir.
Ia menambahkan bahwa Hari Amal Bakti memiliki nilai perjuangan spiritual yang kuat, yang menjadi ciri khas Kementerian Agama. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus terus dijaga dan diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Di Hari Amal Bakti ini terkandung nilai-nilai perjuangan spiritualitas yang ada di Kemenag. Kegiatan seperti ini harus tetap dipertahankan. Saya sangat mengapresiasi, karena ini kegiatan yang sangat luar biasa,” pungkasnya.
Melalui peringatan HAB ke-80 ini, Kementerian Agama Kota Bandung menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir sebagai institusi yang tidak hanya melayani urusan keagamaan, tetapi juga aktif mendorong pola hidup sehat, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Mustopa)




