Info Polisi

  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

Pembunuhan Pensiunan Bank BJB H.Sahroni dan Anak Mantu serta 2 Cucunya di Indramayu, Polisi menjelaskan!

inpol by inpol
September 5, 2025
in Peristiwa
0
Pembunuhan Pensiunan Bank BJB H.Sahroni dan Anak Mantu serta 2 Cucunya di Indramayu, Polisi menjelaskan!

INFOPOLISI.NET | INDRAMAYU – Duka masih menyelimuti warga Kelurahan Paoman, Indramayu, pasca ditemukannya lima jenazah dari satu keluarga yang terkubur di halaman belakang rumah mereka.

Penyelidikan atas motif kematian korban H.Sahroni (75) bersama dua anak mantu serta dua cucunya kini masih didalami Polres Indramayu, Keluarga sangat berharap pihak kepolisian segera menuntaskan kasus ini, sekaligus menangkap pelaku dan mengungkap motifnya.

Nico Hadi Mulya (45), keponakan almarhum H. Sahroni, mengatakan, pihak keluarga meyakini bahwa peristiwa ini adalah pembunuhan, mengingat seluruh korban ditemukan dalam satu lubang.

“Semasa hidupnya, paman saya H.Sahroni tidak pernah punya konflik pribadi atau masalah dengan siapapun,” kata Nico, Kamis (4/9/2025).

Almarhum H.Sahroni dikenal sebagai sosok yang disiplin beribadah, ramah, dan baik kepada siapa pun.

Aktivitas usahanya, almarhum yang pensiunan Bank BJB ini lebih banyak berkaitan dengan bisnis sarang burung walet yang dibangun di samping rumahnya.

Selain itu, almarhum hanya pernah bercerita soal tawaran kerjasama bisnis, bukan persoalan pribadi.

Kesaksian warga pun menambah kengerian kasus ini. Beberapa orang sempat melihat dua mobil pick up berhenti cukup lama di depan rumah korban pada Sabtu dini hari sebelum tragedi terjadi.

Namun, saat itu tidak ada yang menyangka kejadian tersebut berhubungan dengan peristiwa pembunuhan.

Keduanya hidup rukun bersama dua anak mereka.

Seperti diberitakan, Budi dan Euis juga dua anaknya yang masih kecil turut tewas dan dikubur bersama H.Sahroni dalam satu lubang di belakang rumah di bawah pohon nangka.

Keluarga besar almarhum berharap penyelidikan berjalan cepat dan aparat mampu mengungkap pelaku serta motif di balik tragedi ini.

Nico juga mengungkapkan, pihak keluarga ingin pelaku dihukum seberat-beratnya agar keadilan bagi para korban dapat ditegakkan .

Diberitakan, kasus tragis tersebut mengguncang warga Kelurahan Paoman, Indramayu menyusul ditemukan 5 jenazah terkubur dalam satu liang di rumah mereka, Senin (1/9/2025).

Para korban adalah H. Sahroni (75), anaknya Budi Awaludin (40), menantunya Euis Juwita Sari (37), serta dua cucu mereka, Ratu Khairunnisa (7) dan Bela (10 bulan).

Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membusuk, menandakan mereka meninggal beberapa hari sebelumnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengatakan, kasus ini ditangani bersama oleh Polres Indramayu, Polda Jabar dan Puslabfor Mabes Polri.

Tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk mempercepat pengungkapan perkara.
Menurut Tarno, pihaknya terus menelusuri setiap informasi sekecil apapun dari masyarakat.

Hingga kini, sekitar lima orang saksi telah dimintai keterangan, namun jumlah tersebut kemungkinan bertambah sesuai kebutuhan penyidikan.

Polisi juga menemukan sejumlah barang di lokasi, termasuk cangkul, sprei, dan terpal dengan bercak darah, dan sebuah sedan Camry milik H,Sahroni yang ditemukan berada jauh di luar rumah korban.

Dugaan kuat mengarah pada tindak pidana pembunuhan, meski aparat masih menunggu hasil autopsi yang telah dilakukan terhadap kelima korban.

Jenazah sendiri sudah dimakamkan, namun detail hasil medis belum diumumkan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, menegaskan penyidikan masih berlangsung intensif.

Tim Puslabfor dan Inafis Mabes Polri membantu olah tempat kejadian perkara (TPTKP) untuk mencari bukti tambahan.

Hendra menekankan, meski indikasi pembunuhan cukup kuat, penyidik tetap melakukan pendalaman lebih lanjut sebelum menetapkan tersangka.

Tragedi ini bermula saat keluarga korban kehilangan kontak dengan para penghuni rumah.

Saat memeriksa, mereka mencium bau busuk dari halaman belakang dan menemukan gundukan tanah mencurigakan.

Dari sanalah akhirnya lima jenazah berhasil ditemukan, menambah panjang daftar kasus pembunuhan keluarga yang menggemparkan publik. (Sugiono)

Previous Post

Polda Jabar Ungkap Kasus Penghasutan dan Provokasi di Media Sosial

Next Post

Jumlah Siswa PAUD Di Bawah Kemendikbud NTB Sebanyak 238,43, Sekretaris HIMPAUDI NTB, Harap Semua Dapat MBG

Next Post
Jumlah Siswa PAUD Di Bawah Kemendikbud NTB Sebanyak 238,43, Sekretaris HIMPAUDI NTB, Harap Semua Dapat MBG

Jumlah Siswa PAUD Di Bawah Kemendikbud NTB Sebanyak 238,43, Sekretaris HIMPAUDI NTB, Harap Semua Dapat MBG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Aliansi APIP Lombok Timur Desak Copot Kadis Pariwisata, Bupati Janji Tindak Lanjuti

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Montong Baan Selatan

FKAK NTB Soroti Minimnya Edukasi Publik, Konflik Pasien dan Nakes di IGD Dinilai Bisa Dicegah

Pasien Anak Kritis Asal Sumbawa Dialihkan ke RSUD Selong, RSUP NTB Terkendala Ruang Perawatan

Ketum FWJ Indonesia Tunjuk Rosid Sebagai Pelaksana Tugas DPD Jakarta, Ini Alasannya

Polres Ogan Ilir Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Ajak Personel Meneladani Ajaran Nabi Muhammad SAW dalam Pelaksanaan Tugas

  TRENDING
Aliansi APIP Lombok Timur Desak Copot Kadis Pariwisata, Bupati Janji Tindak Lanjuti Januari 23, 2026
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Montong Baan Selatan Januari 23, 2026
FKAK NTB Soroti Minimnya Edukasi Publik, Konflik Pasien dan Nakes di IGD Dinilai Bisa Dicegah Januari 23, 2026
Pasien Anak Kritis Asal Sumbawa Dialihkan ke RSUD Selong, RSUP NTB Terkendala Ruang Perawatan Januari 23, 2026
Ketum FWJ Indonesia Tunjuk Rosid Sebagai Pelaksana Tugas DPD Jakarta, Ini Alasannya Januari 23, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.