Info Polisi

  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

Kasus Korupsi Kredit Usaha Rakyat di BRI Limboto: Negara Rugi Ratusan Juta Rupiah

inpol by inpol
Juli 10, 2025
in Pidana
0
Kasus Korupsi Kredit Usaha Rakyat di BRI Limboto: Negara Rugi Ratusan Juta Rupiah

INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) terjadi di lingkungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, khususnya di BRI Unit Kwandang dan BRI Unit Telaga, Kantor Cabang Limboto.

Kasus ini terungkap setelah penyidik menerima laporan polisi Nomor: LP/A/01/1/2024/SPKT.DITRESKRIMSUS/POLDA GORONTALO tertanggal 8 Januari 2024.

Program KUR merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2007. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan KUR di dua unit BRI tersebut diduga tidak sesuai dengan pedoman pelaksanaan kredit bisnis mikro.

Penyidikan mengungkapkan bahwa pada tahun 2018, Irfan Jumadi, S.E., selaku mantri di BRI Unit Kwandang, dan pada 2019, Dersiwan Venty Aswin Husin selaku mantri di BRI Unit Telaga, diduga telah menyalahgunakan kewenangan dalam proses pemberian KUR. Bersama seorang pemilik bengkel bentor, Hasan Adam alias Ukin, mereka diduga merekayasa proses pengajuan kredit dengan melibatkan calon debitur yang sebagian besar tidak memiliki usaha produktif dan layak.

Di BRI Unit Kwandang, Hasan Adam diduga mengarahkan 45 calon pembeli bentor untuk mengajukan KUR. Dari jumlah tersebut, 24 calon tidak memiliki usaha yang layak, sementara 16 lainnya tidak bergerak di bidang usaha bentor. Dana KUR yang dicairkan kemudian dikuasai oleh Hasan Adam, namun sebagian debitur tidak pernah menerima bentor sesuai perjanjian. Akibatnya, 43 kredit menjadi macet.

Modus serupa juga terjadi di BRI Unit Telaga. Hasan Adam diduga mengarahkan 17 calon debitur untuk mengajukan KUR menggunakan Surat Keterangan Usaha (SKU) fiktif. Dari 17 debitur tersebut, 11 tidak menerima bentor sama sekali, sedangkan 5 debitur menerima kendaraan tanpa kelengkapan surat-surat. Seluruh kredit tersebut akhirnya juga macet.

Audit internal BRI dan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan total kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp658.443.453 di BRI Unit Kwandang dan Rp270.647.521 di BRI Unit Telaga. Hasan Adam diduga memberikan imbalan kepada kedua mantri BRI setelah pencairan kredit berlangsung.

Atas perbuatannya, Hasan Adam alias Ukin dijerat dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ancaman hukumannya berupa pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp50 juta dan maksimal Rp1 miliar.

Kasus ini telah dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik pada 16 April 2025 dan segera akan dilimpahkan ke tahap penuntutan.(Red)

Sumber : Dirreskrimsus Polda Gorontalo

Previous Post

Kapolda Gorontalo Beri Penghargaan Kepada Anggota yang Perprestasi

Next Post

Modus Pinjam Dana Operasional Kepala Desa Mekar Galih dan Bendahara Di Laporkan ke Polres Cianjur 

Next Post
Modus Pinjam Dana Operasional Kepala Desa Mekar Galih dan Bendahara Di Laporkan ke Polres Cianjur 

Modus Pinjam Dana Operasional Kepala Desa Mekar Galih dan Bendahara Di Laporkan ke Polres Cianjur 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Viral! Tidak Ada Nasi di Rumah dan Buat Beli Beras, Seorang Bocah 8Tahun Iklas Jualan Tisu Tewas Terg*las Alat Berat di Kendari

Polda Jabar Apel Pagi Gabungan dan Bersih Bersih / Korve Massal di Stadion GBLA

“JAMIN KELANCARAN MUDIK DAN WISATA, KAPOLDA JABAR CEK KESIAPAN JALUR DI PANGANDARAN JELANG OPS KETUPAT LODAYA 2026”

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polda Jabar Bersih – Bersih Stadion GBLA, Jaga Kualitas Destinasi Wisata

Pantai Bersih, Wisata Nyaman, Kapolda Jabar Ajak Warga Jaga Kebersihan Pantai Pangandaran

Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman Jelang Operasi Ketupat

  TRENDING
Viral! Tidak Ada Nasi di Rumah dan Buat Beli Beras, Seorang Bocah 8Tahun Iklas Jualan Tisu Tewas Terg*las Alat Berat di Kendari Februari 7, 2026
Polda Jabar Apel Pagi Gabungan dan Bersih Bersih / Korve Massal di Stadion GBLA Februari 6, 2026
“JAMIN KELANCARAN MUDIK DAN WISATA, KAPOLDA JABAR CEK KESIAPAN JALUR DI PANGANDARAN JELANG OPS KETUPAT LODAYA 2026” Februari 6, 2026
Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polda Jabar Bersih – Bersih Stadion GBLA, Jaga Kualitas Destinasi Wisata Februari 6, 2026
Pantai Bersih, Wisata Nyaman, Kapolda Jabar Ajak Warga Jaga Kebersihan Pantai Pangandaran Februari 6, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.