INFOPOLISI.NET |BEKASI – Di saat sebagian besar warga terlelap, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Tambun Selatan justru meningkatkan kewaspadaan. Patroli biru kembali digelar dini hari, Minggu (25/01/2026), sebagai respons atas potensi gangguan keamanan yang kerap muncul pada jam-jam rawan.
Kegiatan ini diawali dengan apel kesiapan di halaman Mako Polsek Tambun Selatan. Apel dipimpin AKP Eko Pamungkas, yang secara tegas mengingatkan personel agar tidak sekadar berpatroli secara simbolik, tetapi benar-benar menjalankan fungsi preventif Polri di lapangan.
Dalam arahannya, AKP Eko menekankan pentingnya disiplin prosedur, kewaspadaan tinggi, serta pendekatan humanis kepada masyarakat. Ia juga meminta setiap perkembangan situasi menonjol dilaporkan secara berjenjang, sebagai bagian dari sistem deteksi dini gangguan kamtibmas.

“Patroli ini bukan rutinitas kosong. Ini adalah langkah pencegahan agar potensi kejahatan bisa diputus sebelum terjadi. Kehadiran polisi di lapangan harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas AKP Eko.
Usai apel, tim patroli langsung bergerak menyisir sejumlah wilayah yang selama ini dipetakan sebagai titik rawan. Patroli dipimpin Panit Intelkam Ipda Yudo selaku perwira pengendali (Asdal), dengan fokus pada jalur-jalur alternatif antardesa yang minim penerangan dan relatif sepi pada malam hingga dini hari.
Rute patroli meliputi Desa Tambun, Mekarsari, Tridayasakti, Sumberjaya, Satriajaya, Karangsatria, hingga Setiamekar. Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki potensi kerawanan, mulai dari aksi kriminal jalanan hingga gangguan ketertiban umum.
Tidak hanya berkeliling, petugas juga turun langsung ke permukiman warga. Dialog dilakukan untuk memotret situasi keamanan secara faktual sekaligus menyerap informasi dari masyarakat. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan lingkungan dan tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Dalam patroli tersebut, polisi juga mendapati sekelompok remaja yang masih berkumpul hingga larut malam di kawasan Simpang Lima Tridayasakti. Petugas memberikan peringatan dan imbauan agar aktivitas tersebut dihentikan, mengingat potensi risiko baik bagi ketertiban umum maupun keselamatan para remaja sendiri.
Langkah preventif ini menegaskan bahwa patroli biru bukan sekadar kehadiran fisik aparat, melainkan bagian dari strategi pengamanan berlapis. Dengan patroli rutin dan terukur, Polsek Tambun Selatan berupaya menutup ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Polsek Tambun Selatan berharap sinergi antara aparat dan masyarakat terus terjalin, sehingga stabilitas keamanan di wilayah hukum Tambun Selatan dapat terjaga secara berkelanjutan. (Ccp/Gdm)




