INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Proses demokrasi di tingkat lingkungan kembali bergulir di Kelurahan Jamika, Kecamatan Bojongloa Kaler. Warga RW 08 dijadwalkan akan melaksanakan pemilihan Ketua RW pada Minggu, 25 Desember 2025, sebagai bagian dari mekanisme pergantian kepemimpinan yang demokratis, transparan, dan partisipatif.
Pemilihan Ketua RW ini diikuti oleh enam bakal calon, yang seluruhnya merupakan warga RW 08 dan dinilai telah memenuhi persyaratan administratif maupun dukungan masyarakat. Salah satu calon yang kembali maju adalah calon nomor urut 5, Edih Suwarna, yang saat ini menjabat sebagai Ketua RW atau petahana.
Pelaksanaan pemilihan ini menjadi momentum penting bagi warga RW 08 untuk menentukan arah kepemimpinan lingkungan ke depan. Ketua RW memiliki peran strategis sebagai penghubung antara warga dan pemerintah kelurahan, sekaligus menjadi ujung tombak pelayanan sosial, administrasi, dan kemasyarakatan.

Di mata sebagian warga, sosok Edih Suwarna dikenal sebagai figur yang aktif dalam menjalankan tugas-tugas kewilayahan. Selama masa jabatannya, ia dinilai cukup responsif dalam membantu warga, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu. Beberapa program bantuan sosial pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT, BLT, bantuan sosial lansia, serta bantuan bagi anak yatim, disebut telah diupayakan agar tepat sasaran dan dapat diakses oleh warga yang berhak.
Kepada awak media, Edih Suwarna menyampaikan alasan dirinya kembali mencalonkan diri sebagai Ketua RW 08. Ia menegaskan bahwa pencalonan tersebut didasari oleh niat untuk melanjutkan amanah dan pengabdian kepada masyarakat.
“Saya maju kembali menjadi calon Ketua RW 08 untuk menjalankan amanah dari warga. Pada prinsipnya saya ingin membantu segala kebutuhan warga, mempermudah dan mempercepat proses yang diajukan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pelayanan dan administrasi,” ujar Edih.
Ia juga mengakui bahwa selama menjabat sebagai petahana masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tugasnya. Namun, menurutnya, hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan apabila kembali mendapat kepercayaan dari warga.
“Selama saya menjadi petahana, tentu ada kekurangan. Itu akan saya perbaiki jika saya kembali terpilih dan dipercaya oleh warga,” tandasnya.
Pemilihan Ketua RW 08 Jamika ini diharapkan dapat berlangsung secara langsung, jujur, dan adil, serta menjadi contoh demokrasi sehat di tingkat lingkungan. Warga diimbau untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak, tanpa tekanan maupun provokasi, serta mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
Selain menjadi ajang kontestasi kepemimpinan, pemilihan ini juga menjadi sarana pendidikan politik bagi masyarakat, bahwa demokrasi tidak hanya berlangsung di tingkat nasional atau daerah, tetapi juga tumbuh dari lingkungan terkecil seperti RW.
Lanjut Edih mengajak seluruh warga RW 08 untuk menjaga suasana tetap kondusif, saling menghormati pilihan masing-masing, dan bersama-sama mendukung siapa pun yang terpilih nantinya demi kemajuan lingkungan dan kesejahteraan warga.
Dengan terselenggaranya pemilihan ini, RW 08 Kelurahan Jamika diharapkan dapat terus memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, serta pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang.” Pungkas Edih Suwarna (Mustopa)




