INFOPOLISI.NET | BANDUNG,-Madrasah AL- Inayah sukses menggelar Hafidz Qur’an Competition 2025 Sejak pukul delapan pagi, panitia membuka registrasi dan langsung mengarahkan peserta menuju ruang lomba masing-masing peserta dari berbagai daerah kota/kabupaten menunjukkan suasana hangat dengan antusiasme yang tinggi. Kegiatan bertempat di MTs Al Inayah Jalan Cijerokasi No 63 Kelurahan Sarijadi Kecamatan Sukasari Kota Bandung, Sabtu 29 November 2025.

Sambutan dari Ketua Panitia Pelaksana Hafidz Qur’an Competition 2025, Saeful Manan, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan penghargaan kepada Kemenag Kota Bandung yang diwakili H. Fahmi Farhan, SHD., MHP., Kepala Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah Kota Bandung, Dewan Pembina Yayasan Pesantren Al-Inayah, serta para pimpinan lembaga pendidikan di lingkungan Yayasan Al-Inayah mulai dari TK, MI, MTs hingga MA. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada komite madrasah, panitia, dewan guru, tenaga kependidikan, para peserta, pembimbing, serta para orang tua yang hadir.

Saeful Manan melaporkan bahwa jumlah peserta yang terdaftar dalam kompetisi tahun ini mencapai 63 peserta, terdiri dari 29 peserta putra dan 34 peserta putri. Menurutnya, antusiasme peserta sangat luar biasa, bahkan hadir peserta dari luar Kota Bandung seperti Bekasi dan Bogor. “Kami sangat bersyukur atas antusiasme yang begitu luar biasa dari berbagai daerah. Kehadiran Bapak-Ibu, baik yang dekat maupun jauh, semoga diganjar pahala oleh Allah SWT,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Saeful Manan juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan, mulai dari proses pendaftaran, technical meeting, hingga pelaksanaan lomba. Ia berharap seluruh pihak dapat memaklumi jika masih terdapat hal yang kurang berkenan. “Atas segala kekurangan yang mungkin terjadi, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” tambahnya.

Ia juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti perlombaan, mulai dari siswa kelas 3 hingga kelas 6 MI/SD se-Jawa Barat. Saeful menegaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya sekadar ajang mencari juara, tetapi juga sebagai upaya meraih ridho Allah SWT. Ia mengingatkan sebuah hadis yang menyebutkan bahwa pada Yaumul Akhir, anak penghafal Al-Qur’an akan memberikan mahkota kepada kedua orang tuanya, sebuah keutamaan yang sangat mulia bagi keluarga.
Di akhir sambutannya, Saeful Manan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Madrasah, komite, seluruh panitia, Dewan Pembina, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan Hafidz Qur’an Competition 2025. Ia berharap kegiatan ini terus menjadi sarana pembinaan generasi Qur’ani dan syiar Al-Qur’an di Jawa Barat.

Dilanjut sambutan dari Kepala Madrasah Al Inayah Kepala Madrasah MTs Al Inayah H.M Aburrahman, S. Pd.i., Bandung — Kepala Madrasah MTs Al-Inayah, H.M. Abdurrahman, M.Pd.I., menyampaikan sambutan yang penuh makna dalam kegiatan Hafidz Qur’an Competition 2025. Ia membuka sambutannya dengan puji syukur kepada Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan penghormatan kepada perwakilan Kemenag Kota Bandung, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pesantren Al-Inayah Drs. H. Ridwan Setiabudi, Komite Madrasah, jajaran pimpinan yayasan, panitia, para pembimbing, serta seluruh peserta lomba.

Dalam sambutannya, Abdurrahman mengucapkan syukur karena seluruh peserta dan undangan dapat hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan lancar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara. “Atas segala kekurangan selama pelaksanaan kegiatan, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” ujarnya.
Abdurrahman kemudian mengulas sejarah MTs Al-Inayah sejak didirikan pada tahun 1979. Awalnya, madrasah berada di lokasi terdahulu bersama Pondok Pesantren Al-Inayah sebelum pada tahun 2004 berpindah ke lokasi saat ini. Ia menjelaskan bahwa pemindahan tersebut merupakan bagian dari visinya untuk menghadirkan madrasah yang tidak hanya membanggakan pengelolanya, tetapi juga menjadi kebanggaan umat Islam di Kota Bandung. “Saya punya mimpi menghadirkan madrasah yang membanggakan umat. Alhamdulillah, sedikit demi sedikit kami wujudkan,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan sejumlah fasilitas yang saat ini dimiliki MTs Al-Inayah, termasuk lahan seluas hampir 1.000 meter persegi di bagian belakang yang telah dikembangkan menjadi sport center dan area pendukung lainnya. Selain itu, ia menjelaskan program karantina tahfidz bagi siswa kelas 9 selama dua pekan, yang akan diresmikan pada 20 Desember mendatang. Program ini merupakan bagian dari penguatan hafalan Al-Qur’an di madrasah.
Abdurrahman turut menyoroti sejumlah prestasi MTs Al-Inayah, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia menceritakan bagaimana pihak madrasah selalu memberi apresiasi kepada peserta didik yang meraih prestasi, mulai dari beasiswa pendidikan hingga penghargaan lainnya. Ia menekankan bahwa penghargaan diberikan sebagai bentuk dukungan agar para siswa terus berprestasi. “Kalau ada yang berprestasi, kami dorong, kami apresiasi. Bahkan yang hafal 30 juz, saya umrohkan. Ini bentuk penghormatan kami kepada para penghafal Qur’an,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa madrasah kini menerapkan sistem setoran hafalan berbasis aplikasi bekerja sama dengan PT Quanus, yang memungkinkan orang tua memantau perkembangan hafalan putra-putrinya secara langsung. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hafalan para siswa sekaligus menjadi inovasi pembelajaran Al-Qur’an di era digital.
Abdurrahman menegaskan bahwa kegiatan Hafidz Qur’an Competition 2025 merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memuliakan Al-Qur’an. Ia berharap seluruh peserta tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. “Hafalan itu penting, tetapi yang lebih utama adalah mengamalkan isi Al-Qur’an,” pesannya.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan bahwa peserta dengan kemampuan luar biasa berpeluang direkrut menjadi siswa MTs Al-Inayah dengan dukungan beasiswa. Ia menutup sambutan dengan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan dan peserta. “Terima kasih atas kehadirannya. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan semakin menguatkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an,” pungkasnya.
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung, Fahmi Farhan, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan di lingkungan Yayasan Pesantren Al-Inayah, khususnya di MTs Al-Inayah. Ia menegaskan bahwa Al-Inayah merupakan salah satu lembaga yang memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan anak bangsa di Kota Bandung.

Menurut Fahmi, konsep hafiz Qur’an sangat relevan dengan identitas Kota Bandung sebagai Bandung Utama, di mana huruf “A” mengandung makna agamis. Oleh karena itu, nilai-nilai keagamaan harus terus diusung dan dikembangkan di setiap lembaga pendidikan, termasuk madrasah. “Kemenag sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh seluruh madrasah, terutama MTs Al-Inayah,” ujarnya.
Fahmi juga menyampaikan kebanggaannya terhadap MTs Al-Inayah yang dinilai berhasil mencetak banyak prestasi dan turut mengangkat citra madrasah di Kota Bandung. “Saya bangga dengan MTs Al-Inayah. Madrasah ini bukan hanya mengangkat nama Madrasah Aliyah, tetapi juga turut mengharumkan citra Kota Bandung melalui berbagai prestasi,” tuturnya.

Ke depan, Fahmi berharap madrasah di bawah Yayasan Al-Inayah semakin maju dengan nuansa keislaman yang kuat. Mengingat lembaga tersebut menaungi jenjang MI, MTs, hingga MA, Ia berharap perkembangan madrasah dapat semakin pesat dalam memberikan kontribusi pendidikan. “Semoga madrasah ini lebih maju, lebih berkembang, dan semakin berkontribusi bagi Kota Bandung,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Fahmi mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran madrasah atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan. “Madrasah bukan hanya sekolah. Dari pengamatan kami, madrasah telah mampu mengangkat citra lembaga pendidikan Islam di Kota Bandung,” ungkapnya. (Mustopa)
DAPTAR PESERTA PUTRA
HAFIDZ QUR’AN COMPETITION 2025
1 .Abdurrahman Hamizan Hisyam
Asal Sekola – MTAI PPIQ
2 .Abhirama Syakir Allaitsy
Asal Sekolah – MI Nurul Huda
3 .Afa Akhtar Abid Ardhana
Asal Sekolah – Daarut Tilawati Qur’an
4 .Affan Arsalan baqir ash Shidiq
Asal Sekolah – SDIT Istiqomah Lembang
5.Ammar Saleem Al Ghazy
Asal Sekolah – MTAI PPIQ 368
6 .Aufalahil Mandaladzi Hartana
Asal Sekolah – MI Asy Asyifa Aulia
7 .Asyan Alilah
Asal Sekolah – MI Thoriqul Huda
8 .Faqih Ahmad Alfarizi
Asal Sekolah – SDIT AT Taqwa KPAD
9 .Farghani Aflahul Musthafa
Asal Sekolah – Interaktif Abussalam (SIAS)
10 .Farid Abdul Hazim
Asal Sekolah – SDN 196 Sukarasa
11 .Faris Abdul Hazmi
Asal Sekolah – SDN 196 Sukarasa
12 .Hiroshi Pratama Zaidan
Asal Sekolah – SD Islam Asy Asyifa Aulia
13 .Ibaadurrahman Allah Aqias
Asal Sekolah – Bandung Quranic School
14 .Jarvis Satriani Danang Joyo
Asal Sekolah – SD Firdaus Percikan Iman
15 Lutfan Hafidz Abdurrahman
Asal Sekolah – SD Firdaus Percikan Iman
16 .M.Habibie Abdur Rosyid Al-Faqiih
Asal Sekolah – Sdn Sindangsari
17 .Mohammad Nasywan Ar rahman
Asal Sekolah – SDN Pasirkaliki Mandiri
18 .Mohammad Walid Sakhiy
Asal Sekolah – MTAI PPIQ 368
19 .Muhammad Bagus Al-Fatih
Asal Sekolah – MTAI PPIQ 368
20 .Muhammad Candra Dzikri.
Asal Sekolah – SD Uchuwwatul Islam
21 .Muhammad Fauzi Rahmani
Asal Sekolah – SDN Pasirkaliki Mandiri 2
22 Muhammad Ibadurahman
Asal Sekolah – SDIT Ibnu Taimiyah
23 .Muhammad Naufal Asy Syafei
Asal Sekolah – MI Nurul Huda
24 .Muhammad Syafiq El Zaheer Basysyar
Asal Sekolah – SD Islam Al Qautsar
25 Noah Prameswara Djamal
Asal Sekolah – MTAI PPIQ 368
26 Oka Arfa Andrianto
Asal Sekolah – SDN 252 Setia Budi
28 .Radhika Shidqi Aqlan Virendra
Asal Sekolah – SDIT Ibnu Taimiyah
29 .Rafasya Zaidan Nur Ramadhan
Asal Sekolah – MI Al Inayah
30 .Raihan Naufal Attalah
Asal Sekolah – MTAI PPIQ 368
31 .Rayhanurrizal Ibnu Agnia
Asal Sekolah – MI Arrohmah Sukajadi
32 .Yaala Abdillah Pratama
Asal Sekolah – SDN Tunas Harapan Cijerah
33 .Zahid Ahmed Najaba
Asal Sekolah – Ishlahul Ummah Bogor
34 .Muhammad Hamdan Nasrulah
Asal Sekolah – MI Al Inayah









