INFOPOLISI.NET | BANDUNG – Semangat kepedulian dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam rangkaian peringatan tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung menggelar kegiatan Touring dan Bakti Sosial (Baksos) ke wilayah Cikelet, Kabupaten Garut, yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Desember 2025.
Kegiatan ini melibatkan seluruh perwakilan pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, termasuk jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Bandung. Dengan mengusung semangat pengabdian dan solidaritas, kegiatan touring baksos menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag sekaligus menumbuhkan kepekaan sosial terhadap masyarakat.
Rombongan peserta touring memulai perjalanan dari Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, kemudian beriringan menuju lokasi tujuan di Cikelet, Kabupaten Garut. Perjalanan ini tidak sekadar menjadi ajang touring semata, tetapi juga sarat makna kebersamaan dan penguatan nilai-nilai amal bakti yang menjadi ruh Kementerian Agama.
Kepala KUA Kecamatan Andir, Munir Nurhakim, S.Ag, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Touring dan Bakti Sosial ini merupakan bagian dari rangkaian resmi peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama.
“Kegiatan touring dan bakti sosial ini merupakan salah satu rangkaian untuk memeriahkan peringatan Hari Amal Bakti. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan diikuti oleh seluruh pegawai yang berada di lingkungan Kementerian Agama Kota Bandung,” ujar Munir Nurhakim.

Pria yang akrab disapa Abah Andir ini menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada peringatan seremonial, melainkan memiliki nilai substansi yang kuat sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpegawai.
“Melaksanakan touring dan bakti sosial ini adalah wujud kebersamaan. Tentunya kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar jajaran ASN di Kementerian Agama dan jajaran KUA di Kota Bandung,” imbuhnya.
Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi ruang penting untuk memperkuat ikatan emosional dan solidaritas antar pegawai lintas satuan kerja, sehingga mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis dan penuh kekeluargaan.
Lebih lanjut, Abah Andir berharap kegiatan Touring dan Bakti Sosial dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di setiap peringatan Hari Amal Bakti. Ia menilai, kegiatan ini tidak hanya berdampak positif bagi internal Kemenag, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui ASN Kementerian Agama di tengah masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan touring dan bakti sosial ini, diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan memupuk kepedulian terhadap sesama di lingkungan Kementerian Agama Kota Bandung. Saya berharap di setiap peringatan HAB, kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan sebagai wujud kebersamaan,” tandasnya.
Melalui kegiatan Touring dan Bakti Sosial HAB ke-80 ini, Kementerian Agama Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk tidak hanya melayani di bidang administrasi keagamaan, tetapi juga aktif menumbuhkan nilai-nilai sosial, kemanusiaan, dan kebersamaan sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan masyarakat. (Mustopa)




