INFOPOLISI.NET I LOMBOK – Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memacu persiapan menjelang gelaran MotoGP 2025. Dalam rapat koordinasi yang digelar Dinas Pariwisata NTB di Ruang Sapta Pesona, Rabu (17/9), berbagai langkah strategis dibahas untuk memastikan kesiapan destinasi dan akomodasi di Lombok dan sekitarnya.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi suksesnya event balap motor internasional ini. Ia juga menyoroti peran besar asosiasi pariwisata dalam menciptakan dampak positif bagi perekonomian daerah.
“Keramaian yang muncul harus bisa dikelola secara profesional. Kita harus terbiasa dengan event besar seperti MotoGP,” ujarnya.
Dukungan daerah pun mengalir. Dinas Pariwisata Lombok Barat melalui Agus Gunawan menyatakan akan menghidupkan atmosfer MotoGP dengan menampilkan atraksi budaya seperti Peresean di Pasar Seni Senggigi. Ia juga mendorong hotel dan penginapan untuk menampilkan ornamen bertema MotoGP demi menambah daya tarik bagi wisatawan.
Dari wilayah Lombok Utara, dilaporkan rata-rata kunjungan wisatawan telah mencapai 2.500 orang per hari, dan diperkirakan akan meningkat hingga 3.000 pengunjung saat puncak event berlangsung.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Sahlan, menegaskan bahwa ketersediaan kamar hotel di Mataram dan kawasan Gili Trawangan masih aman. Ia juga memastikan harga akomodasi akan tetap terjaga, tanpa lonjakan yang bisa memberatkan wisatawan.
Menutup rapat koordinasi, Ahmad Nur Aulia mengingatkan para pelaku usaha pariwisata untuk tidak hanya fokus pada akomodasi, tetapi juga menyusun paket wisata tematik yang menarik. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga.
“Jangan sampai wisatawan kecewa karena tarif naik drastis. Ini momentum emas untuk menunjukkan keramahan dan profesionalisme kita,” pungkasnya.(M.D.N)




