Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

Putus Siklus DBD, Puskesmas Lemah Abang Ajak Warga Karangsari Gencarkan 3M+

mustopa salim by mustopa salim
Mei 18, 2026
in Pemerintahan
0
Putus Siklus DBD, Puskesmas Lemah Abang Ajak Warga Karangsari Gencarkan 3M+

INFOPOLISI.NET | BEKASI – Puskesmas Lemah Abang menggelar sosialisasi intensif mengenai pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Langkah ini diambil sebagai respons cepat setelah adanya keluhan warga terkait banyaknya nyamuk di lingkungan mereka, serta adanya satu laporan kasus positif DBD di wilayah tersebut.

Hasil Survei Jentik Menunjukkan Kerawanan

Sebelum sosialisasi, petugas kesehatan telah melakukan survei sampel jentik ke sejumlah rumah warga yang terdampak pada minggu lalu. Hasilnya, petugas menemukan banyak jentik nyamuk yang berkembang biak di area rumah pribadi warga.

Pihak Puskesmas menegaskan bahwa Desa Karangsari masuk dalam kategori wilayah rawan DBD karena kasus ini selalu muncul setiap tahun.

Ubah Pola Pikir: Fogging Bukan Solusi Utama

Dalam edukasi tersebut, petugas Puskesmas Lemah Abang meluruskan pemahaman masyarakat yang menganggap pengasapan (fogging) adalah obat segalanya untuk membasmi nyamuk.

Fogging Hanya Membunuh Nyamuk Dewasa: Metode ini tidak bisa membunuh jentik nyamuk yang tersembunyi.

Syarat Fogging Efektif: Harus didahului dengan pembersihan jentik secara massal dan dilakukan dalam dua siklus (berjarak dua minggu) untuk memutus siklus hidup nyamuk baru.

Fokus Utama: Masyarakat diminta memutus pola pikir “DBD pasti fogging” dan beralih ke gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Tekankan Gerakan 3M+ dan Kenali Jenis Nyamuk

Puskesmas mengimbau warga untuk mandiri dan rutin melakukan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang barang bekas, plus mencegah gigitan nyamuk). Langkah penanganan DBD ditekankan melalui tiga tahapan utama secara berurutan: pemantauan jentik berkala, sosialisasi edukasi, dan terakhir adalah fogging sebagai opsi paling akhir.

Petugas juga mengingatkan warga untuk membedakan antara nyamuk kebun biasa dengan nyamuk pembawa virus DBD, yaitu Aedes aegypti, yang biasanya berkembang biak di dalam rumah.

Alur Laporan Kasus DBD

Puskesmas meminta warga segera melaporkan hasil laboratorium jika ada anggota keluarga yang terindikasi terkena DBD. Jika hasil lab terbukti positif, tim medis akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei faktor risiko lingkungan, memantau jentik, serta memberikan edukasi langsung di lokasi terdampak.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Karangsari, Bao Umbara, bersama jajaran perangkat desa dan warga setempat yang berkomitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan bersama.(DG)

Previous Post

Kades Labansari Amak Gozali Kunjungi Calon BPD, Panitia dan Pemdes

Next Post

Dedi Mulyadi Tegaskan Kasundaan Sebagai Ideologi Peradaban di Peringatan Hari Jadi Tatar Sunda

Next Post
Dedi Mulyadi Tegaskan Kasundaan Sebagai Ideologi Peradaban di Peringatan Hari Jadi Tatar Sunda

Dedi Mulyadi Tegaskan Kasundaan Sebagai Ideologi Peradaban di Peringatan Hari Jadi Tatar Sunda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

327 PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS DILANTIK BUPATI SUKABUMI, SELAMAT! CAMAT KEBONBEPEDES JADI SEKBAN BKPSDM

Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026

Gerakan Pangan Murah Yang Digelar Polisi Diserbu Warga, 5 Ton Beras SPHP dan Minyak Kita Disalurkan

Pura Sambiyangan dan Pura Ketapang Kembar di Jl. Kesumasari, Sanur: Jejak Sejarah Sebelum Indonesia Merdeka yang Dipersoalkan Setelah Dibongkar

Pura Sambiyangan dan Pura Ketapang Kembar, Saksi Sejarah Tanah Sebelum Indonesia Merdeka, Kini Terseret dalam Sengketa HGB PT Restu Maharani dan PT Kartika Sanur Cemerlang

Hadirkan Rasa Aman di Jalan, Polda Jabar Terjunkan Personel Serentak di Titik Titik Rawan

  TRENDING
327 PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS DILANTIK BUPATI SUKABUMI, SELAMAT! CAMAT KEBONBEPEDES JADI SEKBAN BKPSDM Agustus 11, 2026
Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026 Agustus 10, 2026
Gerakan Pangan Murah Yang Digelar Polisi Diserbu Warga, 5 Ton Beras SPHP dan Minyak Kita Disalurkan Agustus 10, 2026
Pura Sambiyangan dan Pura Ketapang Kembar di Jl. Kesumasari, Sanur: Jejak Sejarah Sebelum Indonesia Merdeka yang Dipersoalkan Setelah Dibongkar Agustus 10, 2026
Pura Sambiyangan dan Pura Ketapang Kembar, Saksi Sejarah Tanah Sebelum Indonesia Merdeka, Kini Terseret dalam Sengketa HGB PT Restu Maharani dan PT Kartika Sanur Cemerlang Agustus 10, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.