INFOPOLISINET I LOMBOK TIMUR – 25 Agustus 2025 – Kemeriahan dan semangat ribuan pelari mewarnai kaki Gunung Rinjani dalam gelaran Rinjani Color Run 2025, yang sukses digelar selama dua hari, 23-24 Agustus di Lapangan Sembalun, Lombok Timur. Acara tahunan yang kini memasuki edisi ketiganya itu resmi dibuka oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, yang menyatakan tekad menjadikan Sembalun sebagai destinasi unggulan sport tourism di Indonesia.
Tak kurang dari 2.000 peserta dari berbagai daerah di Pulau Lombok ambil bagian dalam kegiatan lari santai penuh warna ini. Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menyampaikan rasa bangga atas keberlangsungan dan konsistensi penyelenggaraan Rinjani Color Run yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
“Rinjani Color Run bukan hanya event lari biasa. Ini adalah pengalaman yang menggabungkan olahraga, alam, dan promosi pariwisata dalam satu momen. Kita ingin Sembalun dikenal dunia bukan hanya karena keindahan alamnya, tapi juga karena event olahraga yang berkualitas,” tegasnya.
Menurut Iqbal, acara ini sekaligus menjadi ajang pemanasan menjelang event olahraga internasional di KEK Mandalika yang dijadwalkan pada 13-14 September 2025 mendatang.
Lebih dari sekadar lomba, Rinjani Color Run 2025 juga dikemas sebagai fun run, di mana peserta diajak untuk menikmati segarnya udara pegunungan, pemandangan khas kaki Rinjani, dan tentunya momen seru saat guyuran bubuk warna-warni mewarnai lintasan lari.
“Nikmati udaranya, pemandangannya, dan jangan lupa abadikan momen-momen seru di sosial media. Ini juga bentuk promosi langsung untuk pariwisata Sembalun,” ujar Miq Iqbal kepada peserta.
Sembalun Didorong Jadi Magnet Wisata Olahraga
Gubernur Iqbal menegaskan bahwa agenda seperti ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari strategi besar menjadikan Sembalun sebagai ikon wisata olahraga di NTB. Dengan dukungan infrastruktur dan antusiasme masyarakat, Sembalun dinilai siap menyambut lebih banyak event berskala nasional hingga internasional ke depannya (M.D.N)








