Lompat ke konten utama

Info Polisi

info polisi
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara Kunang dan Ayahnya Didakwa Terima Suap Ijon Proyek Rp12,4 Miliar

mustopa salim by mustopa salim
Mei 5, 2026
in Pidana
0

INFOPOLISI.NET | KAB. BANDUNG, 4 Mei 2026 – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membacakan surat dakwaan terhadap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dan ayahnya, HM Kunang, dalam sidang perdana yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Bandung.

Keduanya didakwa menerima suap total senilai Rp12,4 miliar terkait pengaturan berbagai paket proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Uraian Dakwaan Dalam surat dakwaannya, JPU KPK Ade Azharie menguraikan bahwa praktik korupsi ini menggunakan modus *”Ijon Proyek”,* di mana uang suap diminta dan diterima oleh terdakwa sebelum proyek-proyek tersebut dianggarkan atau dikerjakan, khususnya untuk proyek tahun anggaran 2026 dan seterusnya.

*Rincian aliran dana dalam dakwaan tersebut meliputi:*

*Rp11,4 Miliar :* Diterima dari pengusaha/kontraktor bernama Sarjan sebagai *”commitment fee”* untuk mendapatkan puluhan paket pekerjaan di Dinas Cipta Karya, Dinas Perumahan Rakyat, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, serta dinas lainnya dengan nilai kontrak total Rp107,6 miliar.

*Rp1 Miliar:* Diduga diterima dari Iin Farihin yang dikelola melalui HM Kunang. Ayah Bupati, HM Kunang, disebut berperan aktif sebagai perantara komunikasi dan penjemput uang suap dari pihak kontraktor maupun dinas-dinas di Kabupaten Bekasi.

Pasal yang Didakwakan Atas perbuatannya, Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang didakwa dengan *dakwaan Kumulatif: Dakwaan Primair: Pasal 12 huruf a atau Pasal 11* Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 *jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.*

*Dakwaan Sekunder: Pasal 12B (Gratifikasi)* UU Tindak Pidana Korupsi. JPU juga menyertakan jeratan *Pasal 606 ayat (2) jo. Pasal 26 huruf c jo. Pasal 127 ayat (1)* UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru terkait perbarengan tindak pidana.

Statement JPU KPK Usai persidangan, Jaksa KPK Ade Azharie menegaskan bahwa konstruksi perkara ini sangat jelas menunjukkan adanya penyalahgunaan wewenang secara sistematis. “Kami mendakwa kedua terdakwa telah melakukan perbarengan beberapa tindak pidana yang berdiri sendiri. Modusnya adalah menjual pengaruh jabatan untuk menjanjikan proyek yang bahkan belum ada anggarannya (ijon).

Bukti-bukti berupa keterangan
saksi dan aliran uang sudah sangat solid untuk membuktikan penerimaan hadiah sebesar Rp12,4 miliar tersebut,” tegas Ade Azharie di PN Bandung.

Statement Penasihat Hukum Menanggapi dakwaan tersebut, tim Penasihat Hukum kedua terdakwa menyatakan akan mengajukan nota keberatan atau eksepsi pada persidangan pekan depan.

“Klien kami menghormati proses hukum, namun ada beberapa poin dalam uraian dakwaan yang kami nilai prematur dan tidak sesuai dengan fakta persidangan yang sebelumnya muncul dalam perkara terdakwa Sarjan.

Kami akan membeberkan bantahan secara rinci dalam eksepsi minggu depan,” ujar salah satu tim kuasa hukum setelah sidang. Sidang akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda pembacaan eksepsi dari pihak terdakwa.

(Taufik H. Nasution/DG)

Previous Post

PBG Diklaim Lengkap, Warga Soroti Pengurugan Lahan 5 Hektare di Karangsari, Desa Dinilai Perlu Bersikap

Next Post

Eks Kadinkes Subang Terancam Tanggung Renteng Kasus Korupsi Pengadaan Ambulans RSUD

Next Post

Eks Kadinkes Subang Terancam Tanggung Renteng Kasus Korupsi Pengadaan Ambulans RSUD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Tak Beri Ruang, Pemkot Bandung Tertibkan 18 Bangunan Liar di Cicendo

HJKB KE-216, BANDUNG PERKENALKAN IDENTITAS VISUAL “SOLIDARITY IN HARMONY”

Kapolsek Antapani Berganti, AKP Taufik Hidayat Siap Emban Amanah dan Layani Masyarakat

KAPOLDA JABAR MELAKUKAN KUNKER KE POLRES SUKABUMI KOTA, CEK KESIAPAN HARKAMTIBMAS DAN MEMASTIKAN PELAYANAN

Paskibar Geruduk Disdik Kota Bandung, Soroti Transparansi RMP dan Nasib Anak Rawan Putus Sekolah

Wamendag Dorong Fortuna Shoes Bandung Perluas Pasar Ekspor Sepatu Lokal

  TRENDING
Tak Beri Ruang, Pemkot Bandung Tertibkan 18 Bangunan Liar di Cicendo September 15, 2026
HJKB KE-216, BANDUNG PERKENALKAN IDENTITAS VISUAL “SOLIDARITY IN HARMONY” September 15, 2026
Kapolsek Antapani Berganti, AKP Taufik Hidayat Siap Emban Amanah dan Layani Masyarakat September 15, 2026
KAPOLDA JABAR MELAKUKAN KUNKER KE POLRES SUKABUMI KOTA, CEK KESIAPAN HARKAMTIBMAS DAN MEMASTIKAN PELAYANAN September 15, 2026
Paskibar Geruduk Disdik Kota Bandung, Soroti Transparansi RMP dan Nasib Anak Rawan Putus Sekolah September 14, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.