Info Polisi

  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam
  • Home
  • Kabar POLRI
  • Info Kamtibmas
  • Pemerintahan
  • Info Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Kabar Parlemen
  • Kabar TNI
  • Info Wisata
  • Sosial Budaya
  • Berita Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Info Sport
  • Polhukam

Proyek Peningkatan Layanan Air Bersih Tirta Raharja Disorot: Diduga Langgar Prosedur dan Abaikan Partisipasi Warga

Redaktur IT by Redaktur IT
November 10, 2025
in Sorotan
0
Proyek Peningkatan Layanan Air Bersih Tirta Raharja Disorot: Diduga Langgar Prosedur dan Abaikan Partisipasi Warga

Foto/Dok: Pekerjaan penggalian pemasangan pipa saluran PDAM Tirta Raharja yang tidak ada sosialisasi sehingga menimbulkan keluhan dan keresahan dari warga

 

INFOPOLISI.NET | BOJONGSOANG, KAB. BANDUNG — Proyek penggalian pipa milik Perumda Air Minum Tirta Raharja yang dikerjakan oleh PT KJA Kalimeang Jaya Abadi (Jakarta) menuai sorotan tajam masyarakat. Kegiatan yang diklaim sebagai bagian dari peningkatan layanan air bersih itu justru menimbulkan keresahan di Kampung Cijeruk, RW 08, Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Sejumlah warga menilai proyek tersebut dilaksanakan tanpa adanya sosialisasi atau pemberitahuan resmi. Bahkan, penggunaan alat berat di area pemukiman disebut telah menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah warga serta menyempitkan akses jalan umum.

Tembok warga yang miring akibat keluar masuk mesin pemasangan pipa saluran PDAM
Tembok warga yang miring akibat keluar masuk mesin pemasangan pipa saluran PDAM

“Kami tiba-tiba lihat alat berat datang, tanah digali, benteng rumah jadi miring. Tidak ada surat, tidak ada pemberitahuan,” ujar salah seorang warga Kampung Cijeruk, Kamis (10/11/2025).

Warga Pertanyakan Izin dan Kompensasi

Empat perwakilan warga RW 08 sebelumnya telah beberapa kali mendatangi Kepala Desa Bojongsari untuk meminta kejelasan. Setelah empat kali pertemuan, warga mengaku diberi kabar bahwa akan ada kompensasi bagi rumah yang terdampak proyek.

Tembok warga retak dan hampir miring
Tembok warga retak dan hampir miring

Namun, nominal kompensasi yang ditawarkan justru memicu kekesalan baru.

“Kompensasinya cuma Rp1,2 juta untuk tujuh orang yang rumahnya rusak. Itu tidak masuk akal dan tidak manusiawi,” ujar warga lainnya dengan nada kecewa.

Warga berharap pihak pelaksana proyek dan pemerintah desa memberikan penjelasan resmi serta tanggung jawab proporsional, bukan sekadar janji tanpa tindak lanjut.

Diduga Langgar Prosedur Pekerjaan Konstruksi

Menurut regulasi Kementerian PUPR, setiap proyek konstruksi di wilayah permukiman wajib memiliki izin lingkungan dan melakukan sosialisasi resmi kepada warga terdampak.

 

Jika proyek tersebut dijalankan tanpa memenuhi dua aspek itu, maka bisa dikategorikan sebagai pelanggaran administratif berat, dengan konsekuensi antara lain:

Penghentian sementara proyek,

Tuntutan ganti rugi oleh warga terdampak,

Hingga sanksi administratif terhadap pelaksana proyek.

“Apalagi ini proyek pemerintah, seharusnya taat prosedur. Kami tidak akan mempermasalahkan kalau semuanya dilakukan sesuai aturan,” tambah seorang warga.

Selain itu, pipa air berukuran besar dengan panjang sekitar 30 meter yang dipasang di depan rumah warga juga menghalangi akses keluar-masuk kendaraan, memperburuk kondisi sosial dan ekonomi warga sekitar.

Menunggu Klarifikasi Resmi

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya mengkonfirmasi kepada:

PT KJA Kalimeang Jaya Abadi selaku kontraktor pelaksana, Perumda Air Minum Tirta Raharja sebagai pemilik proyek, Kepala Desa Bojongsari, dan Pengurus RW 08 setempat.

Klarifikasi tersebut diperlukan untuk memastikan keabsahan izin lingkungan, mekanisme sosialisasi, serta bentuk kompensasi bagi warga terdampak.

Media ini akan memperbarui pemberitaan setelah mendapat tanggapan resmi dari pihak terkait. (Red)

Previous Post

Polres Banyuasin Ungkap Peredaran Sabu, Pelaku Diduga Seorang Mahasiswa

Next Post

Belasan Ribu Bal Pakaian Bekas Impor Disita, Publik Pertanyakan Transparansi Pemusnahan yang Tak Kunjung Jelas

Next Post
Belasan Ribu Bal Pakaian Bekas Impor Disita, Publik Pertanyakan Transparansi Pemusnahan yang Tak Kunjung Jelas

Belasan Ribu Bal Pakaian Bekas Impor Disita, Publik Pertanyakan Transparansi Pemusnahan yang Tak Kunjung Jelas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kecamatan Babakan Ciparay

Oman Rohman Dilantik Sebagai Ketua RW 07 Sukahaji, Lurah Tekankan Peran Strategis RW Hadapi Tantangan Sosial

Kepala KUA Kecamatan Andir Kota Bandung

Ketua Umum SPAI

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Kadipaten Diselesaikan Secara Damai Melalui Restorative Justice

Polisi Kembali Bersihkan Material Bekas Banjir di Karangpawitan

Polisi Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak

Akses Jalan Utama Rusak Parah Sejak 2020, Pemdes Karangsari Desak Pemkab Bekasi Segera Lakukan Perbaikan

2026 Fokus Perbaikan, Kadisdik Perintahkan Kabid SD Tinjau Sekolah Ruksak yang Roboh di Kabupaten Sukabumi

Pendiri Media Infopolisi.net Lakukan Perombakan Redaksi, Eli Halomoan Sinaga, S.H Resmi Jabat Pemimpin Redaksi 

  TRENDING
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Kadipaten Diselesaikan Secara Damai Melalui Restorative Justice April 20, 2026
Polisi Kembali Bersihkan Material Bekas Banjir di Karangpawitan April 20, 2026
Polisi Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak April 20, 2026
Akses Jalan Utama Rusak Parah Sejak 2020, Pemdes Karangsari Desak Pemkab Bekasi Segera Lakukan Perbaikan April 20, 2026
2026 Fokus Perbaikan, Kadisdik Perintahkan Kabid SD Tinjau Sekolah Ruksak yang Roboh di Kabupaten Sukabumi April 20, 2026
Next
Prev

Ikuti Kami Di :

Menu
  • Home
  • Redaksi
  • Utama
  • Sorotan
  • Populer
Copyright © 2022 Info Polisi | Alright Reserved
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.