
INFOPOLISI.NET | JAKARTA
Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap dua warga negara asing (WNA) berinisial MK dan TKG terkait produksi 3 ribu vape isi liquid narkoba di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel).
Informasi tersebut seperti dikutip dari news.detik.com, BNN menyebut dari sitaan itu, kedua pelaku memiliki omzet Rp 18 miliar.
Direktur Psikotropika dan Prekusor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, mengatakan hasil interogasi sementara, kedua pelaku memiliki peran membawa jenis narkotika jenis etomitade. Pelaku memasukkan cairan 1,5 mililiter etomitade ke sebuah cartridge vape.
“Kalau kita hasil interogasi sementara, dari keterangan kedua pelaku yang mempunyai peran. Kalau saya bisa memastikan sementara, kedua pelaku ini adalah membawa barang. Baik itu kandungan narkotika jenis etomidate,” Brigjen Aldrin Hutabarat dalam jumpa pers di Jaksel, Jumat (16/1/2026).

Brigjen Aldri menjelaskan satu vape dapat dikonsumsi 3 hingga 5 pengguna. Dari sitaan 3 ribu cartridge, artinya dapat menyelamatkan 15.000 jiwa anak bangsa.
“Jadi satu vape diisi satu cartridge, itu bisa punya potensi dikonsumsi bisa sampai 3 sampai 5 orang. Kita anggaplah kita bikin yang high-nya 5 orang atau 5 pengguna. Kalau dikalikan 3.000, 15.000. Maka dalam hal ini, operasi yang dilakukan oleh BNN sama Bea Cukai menyelamatkan 15.000 jiwa anak bangsa,” jelasnya.
Dia mengatakan satu vape dijual pelaku dengan kisaran Rp 6 juta. Apabila dikalkulasikan, pelaku memiliki omzet Rp 18 miliar.
“Nah, kalau kita hitungan di pasaran, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, informasi yang kami dapat. Satu vape ini diisi sama satu cartridge itu harganya mungkin bisa kisaran 4 sampai 6 juta. Kita bikinlah 6 juta. Rp 18 miliar, itu omzetnya,” ungkapnya.
(Red)



