INFOPOLISI.NET I MATARAM – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencuri perhatian dunia internasional. Sebanyak 38 delegasi dari 28 negara, termasuk para duta besar dan diplomat asing, tiba di Lombok hari ini untuk mengikuti rangkaian kegiatan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2025. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM). Kamis, 8 Mei 2025
Dipimpin oleh Staf Ahli Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri, Dubes R. Heru Hartanto Subolo, rombongan ini akan berada di NTB selama empat hari, hingga 11 Mei 2025. Agenda mereka padat dan penuh warna: dari wisata sejarah dan budaya hingga eksplorasi potensi ekonomi dan pariwisata.
Jelajahi NTB Lewat Kuliner, Budaya, dan Investasi
Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa kunjungan para diplomat ini merupakan momentum emas untuk memperkenalkan NTB ke panggung global. “NTB bukan hanya indah secara alam, tapi juga kaya akan budaya dan kuliner. Kami bangga menjadi bagian dari diplomasi kuliner Indonesia,” ujarnya.
Selama berada di Lombok, para peserta akan diajak menelusuri sejarah NTB melalui kunjungan ke Museum Negeri NTB dan Kota Tua Ampenan. Mereka juga akan merasakan keramahan lokal di Desa Wisata Bilebante yang dikenal sebagai desa hijau, serta menikmati jamuan sunset dinner khas Lombok.
Tak hanya itu, para diplomat juga akan bertemu langsung dengan pelaku UMKM NTB di NTB Mall dan Bank Syariah NTB, sebagai bagian dari promosi ekonomi lokal.
Dari Mandalika ke Meja Dunia
Rangkaian acara juga mencakup kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, yang dikelola oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Di sana, para delegasi akan membahas peluang kerja sama investasi di bidang pariwisata serta menyaksikan ajang balap internasional Fanatec GT World Challenge Asia 2025 yang tengah berlangsung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promosi Trade, Tourism, and Investment (TTI) yang diusung Kementerian Luar Negeri bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi NTB, ITDC, serta maskapai Pelita Air.
Promosi Budaya Lewat Rasa
Indonesia Gastrodiplomacy Series telah dilaksanakan lima kali di berbagai daerah. Tahun ini, edisi “Diplomatic Tour Goes to West Nusa Tenggara” mengangkat tema dialog budaya melalui kekayaan kuliner. Melalui sajian khas daerah dan interaksi langsung dengan masyarakat lokal, Indonesia mengirim pesan kepada dunia: rasa adalah jembatan diplomasi yang paling universal.
NTB kini bukan sekadar destinasi wisata, tetapi panggung diplomasi budaya yang mempererat hubungan Indonesia dengan dunia. (M.D.N)




